Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Paparkan Situasi Penanganan Covid-19 Kota Bekasi Dihadapan Mendagri Tito Karnavian

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menghadiri rapat kerja Pengarahan dan Diskusi Penanganan Covid-19 dengan Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia di Aula Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Selasa (12/5/2020).

Acara tersebut dihadiri langsung Mentri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, Bupati Bekasi Eka Supriatna, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana serta unsur Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FORKOPIMDA).

Bacaan Lainnya

banner 300250
Images : Mendagri, Tito Karnavian ( tengah) & Wakil Walikota Bekasi (Kanan)

Pada acara tersebut, Mas Tri – sapaan akrabnya memaparkan situasi langkah-langkah strategis Pemkot Bekasi dan evaluasi terkait penanganan Covid-19.

“PSBB tetap akan dilanjutkan, sementara kita juga melakukan test rapid untuk memetakan persebaran, khususnya di pasar-pasar Kota Bekasi yang memiliki potensi tersebarnya covid-19 karena masyarakat masih banyak yang tidak menggunakan masker serta tidak adanya penerapan social distancing,” tuturnya dihadapan Tito dan Forkopimda.

Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa distribusi sembako di Kota Bekasi juga berjalan baik dengan memastikan warga rentan mendapatkan haknya.

“Sejauh ini penyaluran bantuan berjalan lancar, pendataan dari kecamatan, lurah dan rt telah melakukan sesuai perintah dengan memastikan seluruh warga Kota Bekasi yang memang rentan terdata dan akan mendapatkan bantuan tersebut,” tutupnya.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dalam hal ini menanggapi apa yang di jabarkan dari masing-masing Kepala Daerah yang turut ikut serta dalam acara rapat penanganan covid-19 ini.

“Silahkan para Kepala Daerah berinovasi dengan tujuan mempersempit dan menekan angka persebaran Covid-19, karena saat ini yang diperlukan adalah kerjasama semua pihak. Terlebih setiap daerah punya budaya yang berbeda-beda dalam menyikapi pandemi ini kepada warganya,” tutur Tito.

Menteri Dalam Negeri juga memberikan waktu selama 2 sampai 3 minggu untuk memantau dan melaporkan perkembangan pandemi Virus Covid-19 yang dibuat oleh daerah Masing-masing.

Dalam akhir acara, Kemendagri memberikan bantuan berupa masker dan handsanitizer kepada Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan