Tipu Muslihat Ustadz Gondrong Dari Bekasi, Gandakan Uang Juga Sembuhkan Penyakit

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Hermawan alias Ustadz Gondrong penuh muslihat. Selain bisa menggandakan uang, dia juga mengaku bisa menyembuhkan segala penyakit.

Tapi aksinya kini berujung bui. Gondrong diamankan dengan tuduhan ‘penggandaan uang’ di Babelan, Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Video dibuat di tempat praktiknya, di rumah mertuanya, disaksikan para pasien atau orang yang berkunjung ke rumahnya,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan dalam jumpa pers di kantornya, Bekasi, Selasa (23/3/2021).

Hendra menjelaskan bahwa video aksi ‘penggandaan uang’ Gondrong ini mulai viral sejak 18 Maret 2021. Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut bahwa video itu diambil pada 18 Maret 2020.

“Dilakukan di Jalan Veteran Bahagia, Kecamatan Babelan. Video viral pada tanggal 18 Maret 2021 dan dibuatnya 2 minggu sebelumnya atau awal bulan Maret perkiraan tanggal 3 atau 4 Maret 2021,” jelas Hendra sekaligus meralat pernyataan Kombes Yusri.

Video yang kemudian viral itu direkam oleh istri Hermawan. Pengambilan video dilakukan di rumah mertua Hermawan.

“Video direkam oleh istrinya, video dibuat di tempat praktiknya, di rumah mertuanya,” imbuh Hendra.

Aksi ‘penggandaan uang’ Hermawan ini viral di media sosial. Polisi kemudian bergerak dan menelusuri pelaku.

Tidak lama, polisi berhasil mengamankan Hermawan di rumah mertuanya di Babelan, Kabupaten Bekasi pada Minggu (21/3/2021). Polisi kemudian menetapkan Hermawan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa penggandaan uang yang dilakukan Hermawan hanya omong kosong belaka. Uang yang ‘digandakan’ ternyata uang palsu.

Kombes Yusri juga mengungkap sosok Gondrong adalah dukun pengobatan alternatif.

“Saudara H ini banyak dikenal orang sebagai penjual barang-barang antik, mistik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (22/3/2021).

Selain itu, H mengaku bisa mengobati berbagai penyakit. “H (mengaku) bisa mengobati berbagai macam penyakit,” kata Yusri.

“Itu kan banyak kasus semacam itu, dan kenyataannya juga tidak pernah riil, jadi yang namanya penggandaan uang, nggak mungkin terjadi, sehingga masyarakat seharusnya juga sangat selektif mendapatkan informasi tentang itu,” kata Ketua Bidang Hukum MUI Noor Achmad kepada wartawan, Senin (22/3/2021).

Penggandaan uang, menurut Noor Achmad, tak mungkin ada dan tak masuk akal. Masyarakat diminta tak tergiur oleh adanya informasi penggandaan uang.

“Jangan percaya ada orang yang mampu menggandakan uang, itu nonsense, itu 100% tidak benar, dan 100% bohong sehingga masyarakat jangan tergiur dengan istilah penggandaan uang,” ujarnya.

Menurut Noor Achmad, masyarakat sesungguhnya menilai penggandaan uang bisa langsung disimpulkan sebagai kebohongan. Aksi penggandaan uang dinilai hanya akal-akalan.

“Kalau ada trik semacam itu, di mana pun juga, kami berharap masyarakat itu sudah harus kemudian membuat kesimpulan itu bohong, dan tidak mungkin terjadi. Itu secara teoretis, menurut ilmu apa pun nggak mungkin, termasuk ilmu sulap menggandakan uang nggak mungkin, termasuk magic menggandakan uang tidak mungkin, kecuali itu menggunakan ilmu setan, sehingga masyarakat perlu mewaspadai bahwa kalau toh itu terjadi, itu uang haram,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan