Terkait Dugaan Korupsi APBD 2017 Dalam Skandal Mega Proyek Multiyear, Asda I Setda Pemkot Bekasi Ikut Dipanggil Kejagung!

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Dugaan perampokan (Korupsi) dana APBD Tahun Anggaran 2017 yang saat ini tengah diselidiki menambah daftar panjang para pejabat yang dipanggil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Pekan pertama Bulan Juni 2020, Asda I Setda Kota Bekasi, Hudi Wijayanto juga turut dipanggil oleh pihak Kejagung untuk dimintai keterangan di gedung bundar.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Hudi Wijayanto sendiri ketika dimintai keterangan mengenai alasan kenapa dirinya dimintai keterangan dalam kasus dugaan perampokan APBD Tahun 2017. Dia menjelaskan bawah dirinya yang di periksa Kejagung tidak bisa memberikan keterangan.

“Saya tidak berani memberikan komentar, harus mendapat ijin dari Walikota Bekasi,” ujar Hudi medialingkar.com dengan singkat melalui telepon pribadinya, Kamis (4/6/2020).

Sementara itu, Kejaksaan Agung juga dikabarkan akan memanggil pejabat Disperkimtan Kota Bekasi. Pemanggilan pejabat Disperkimtan juga tak lepas dari dugaan penggangsiran APBD 2017 yang direalisasikan melalui berbagai proyek Multiyears yang menelan aggaran hampir Rp 300 Milyar.

Terpisah, AB, Tim Penyidik Kejaksaan Agung saat dikonfirmasi perihal Sesuai Surat Perintah Penyelidikan dari Direktur Penyidikan JAMPIDSUS No. Print-11/f.2/Fd.1/03/2020 Perihal : Dugaan Tindak Pidana Korupsi PENYELEWENGAN APBD Kota Bekasi Tahun 2017, sudah sejauh mana Pemanggilan Pejabat Pemkot Bekasi oleh Kejagung sudah dilaksanakan? dengan singkat dirinya menjawab,

“Mohon maaf, informasi langsung ke Puspenkum aja. Karena bukan kewenangan kami. Terimakasih,” jawabnya singkat.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan