Simpang-siur Pemberitaan Kedatangan Jokowi, Humas Pemkot Bekasi Diminta Lebih Profesional

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Berbagai tanggapan miring menyerang Humas Pemerintah Kota Bekasi terkait kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020).

Robin Sakti Situmeang, Ketua DPC BARA JP Kota Bekasi mengutarakan bahwa kesalahan komunikasi Humas Pemkot Bekasi tentang kedatangan Bapak Presiden Jokowi hari ini membuat masyrakat luas kebingungan terlebih masyarakat Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Hal itu dikarenakan informasi yang beredar ditengah-tengah masyarakat simpang siur, ada yang menyebutkan Presiden akan shollat di masjid Al Azhar Sumarecon Kota Bekasi, ada yang menyebutkan Presiden akan membuka kembali pusat perbelanjaan disejumlah Kota Bekasi, jadi simpang siur informasi tersebut membuat banyak masyrakat bingung apa lagi ditengah sedang berlakunya PSBB di Kota Bekasi,” Robin Sakti Situmeang.

Itukan tanpa sebab, sambung Robin Sakti, bahwa masyrakat semakin yakin kalau Presiden akan membuka kembali pusat perbelanjaan di Kota Bekasi, dan tentu ini membuat masyarakat bingung karena media nasional sudah memberitakannya.

“Informasi yang didapat berasal langsung dari wawancara staf Humas Pemkot Kota Bekasi dengan salah satu media online nasional, untuk itu bahwa akibat dari pernyataan narasumber Humas Pemkot Bekasi yang mengakibatkan simpang siurnya berita di masyarakat, maka dengan ini BARISAN RELAWAN JOKOWI PRESIDEN (BARA JP) KOTA BEKASI, meminta Pemkot Bekasi untuk segera mengevaluasi jajarannya, karena telah lalai dan mungkin menganggap sepele aktivitas Kepala Negara di Kota Bekasi,” tegas Robin Sakti Situmeang.

Robin Sakti Situmeang menambahkan dan tidak ada salahnya staff yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka ke pada kawan-kawan media karena telah lalai memberikan informasi tentang aktivitas Kepala Negara, inget ya, Kepala Negara di Kota Bekasi.

“Supaya tidak terjadi kesalahan komunikasi seperti ini, kami juga BARA JP akan meminta kejelasan kepada yang bersangkutan untuk secara terbuka membuat klarifikasi kenapa sampai seperti ini komunikasi Humas Pemkot Bekasi,” pungkasnya.

Sementara itu, King Vidor, Pembina BARA JP Kota Bekasi turut mengatakan agar Humas Pemkot Bekasi harus bisa lebih profesional.

(Yudhi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan