Sikapi Matinya Ribuan Pohon Di TPST Bantargebang, Fraksi PAN Minta Ketua Komisi II Panggil Kadis LH Pemkot Bekasi

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Menyikapi pemberitaan perihal matinya ribuan pohon di TPST Bantargebang yang merupakan proyek Penanaman Pohon tahun Anggaran 2019 senilai Rp 2,2 Milyar membuat Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi, H. Safril terkejut.

Pria yang juga duduk di Komisi II DPRD Kota Bekasi mengungkapkan, dirinya akan mendesak Ketua Komisi II, Arief Rahman Hakim untuk meminta klarifikasi dari Kepala Dinaa Lingkungan Hidup Pemkot Bekasi dan jajarannya di rapat Komisi II yang memang salah satu tugasnya mengawasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Saya kaget juga membaca berita itu, kok bisa-bisanya penanaman pohon sampai menghabiskan anggaran semahal itu di tengah kondisi keuangan daerah sedang defisit saat itu. Apalagi pohon nya mati dan tidak bisa dimanfaatkan untuk penghijauan,” tuturnya saat ditemui usai acara ziarah ke Makam KH. Noer Ali, Minggu (23/8/2020).

H. Safril akan meminta kepada Ketua Komisi II untuk segera memanggil Kepala Dinas LH dan jajaranya berikut pihak pengelolah (CV. MEGA PUTRITAMA).

“Inikan proyek mubazir dan sia-sia. Itukan uang rakyat Kota Bekasi loh. Jadi mana pertanggung jawabannya Pemkot Bekasi. Makanya saya meminta Ketua Komisi 2 pak Arief Rahman Hakim agar segera memanggil Kadis LH untuk diminta klarifikasinya dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

Seperti diketahui, proyek penanaman pohon di TPST Bantargebang senilai Rp 2,2 Milyar yang dimenangkan oleh CV. Mega Putritama pada akhir 2019 lalu diduga mubazir karena ribuan pohon yang ditanam hampir 90 persen dalam kondisi mati.(YD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan