Progresif Walikota Bekasi Tanggap Pandemic Covid19

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA- Walikota Bekasi dalam upaya menghadang laju pergerakan penyebaran Covid19 di beberapa Kecamatan di Kota Bekasi, dengan jumlah

Selain itu, ada 1.968 orang dalam pemantauan (ODP) dan 715 pasien dalam pengawasan (PDP) yang belum dipastikan terinfeksi virus dengan nama resmi SARS-CoV-2 atau tidak.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Berdasarkan data di website resmi Pemerintah Kota Bekasi, kasus positif paling banyak berada di tiga kecamatan, yakni Bekasi Selatan, Rawalumbu, dan Bekasi Timur.

Walikota “Rahmat Effendi” menjelaskan kepada awak www.medialingkar.com : sejauh ini saya sedang melakukan upaya menurunkan tingkat penyebaran Virus Covid19 dikota bekasi , dengan Targetan melakukan RAPIDTEST di setiap kelurahan di zona merah , dan khusus zona hijau ditingkatkan pengawasannya. Adapun jumlah penduduk yang tergolong ODP, PDP untuk dilakukan karantina penduduk agar menggenjot angka 248 positif terkena untuk mengoptimalkan kesembuhan upaya menekan angka kematian. “Pungkasnya”.

PSBB sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat artinya atas aturan Pemerintah Pusat , Kementerian Kesehatan atas pemberlakuan PSBB di wilayah Jabar agar memutuskan mata rantai penyebaran Virus Covid19, kedua adalah para patroli malam sudah kita siapkan dengan catatan “Tidak Refresif” , selanjutnya hukum diperketat bagi yang melanggar. Ini memang harus sosialisasi masif yang dilakukan dan kerja maksimal demi kepentingan bersama di Kota Bekasi. Saya harap semua berpartisipasi secara gotong royong. “Tegas Walkot”.

Terkait bantuan bansos untuk warga diluar kependudukan Kota Bekasi , saya tetap akan bagikan dengan 13.000 sampai 14.000 baik bantuan dari pusat, provinsi maupun daerah. Saya sudah dapat surat dari Sekda provinsi Jawa tengah, Bupati Banyumas sudah masuk suratnya. Kita pasti berikan Karna kami peduli NKRI. Saling bantu membantu. “Pungkasnya”.

Target PSBB ini harus optimal selain intruksi dirumahkan, Social distancing, WFH kami juga harus siapkan bantuan keringanan bagi masyarakat kota Bekasi di 12 Kecamatan demi meringankan segala kebutuhan pokok masyarakat di Bulan Suci Ramadhan selain daripada terus berusaha menekan angka postif terjangkit, persiapan medis, patroli PSBB, APD, dan lainnya. Sambil kita menunggu Program kedepanya untuk masyarakat,insa Allah berhasil. “Tutup Bang Pepen”.

(Goez)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan