Praktisi Hukum Imbau Plt Wali Kota Tutup Secara Permanen Holywings Summarecon Bekasi

MLI – Pasca Holywings Indonesia mempromosikan minuman keras dengan menyematkan nama Muhammad dan Maria menyebabkan Promosi tersebut berbuntut panjang.

Praktisi Hukum yang juga selaku Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), Hani Siswadi, S.H., M.Si dengan tegas mengatakan PLT Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto harus berani mengambil sikap untuk menutup secara permanen Holywings Summarecon Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Kita bercermin dari langkah yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dimana berani mengambil sikap menutup seluruh outlet Holywings di Ibu Kota. Pencabutan izin tersebut dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta itu didasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua OPD itu adalah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta,” terang Bang Hani – sapaan akrabnya, Rabu (29/6/2022).

Bang Hani menjelaskan, adapun alasan pencabutan izin usaha ini didasarkan penelusuran Pemprov DKI, di mana Holywings Group ternyata melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, terkait penjualan minuman beralkohol di 12 outlet Holywings Group di DKI Jakarta. Dimana, pelaku usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol, yang mana penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

“Nah, perihal ini tidak menutup kemungkinan juga terjadi di Holywings Summarecon Bekasi. Jelas, Holywings Summarecon Bekasi tidak memiliki izin. Apalagi sebelumnya di masa Pandemi Covid-19 saat penerapan PPKM Holywings Summarecon malah buka dan beroperasi. Hal itu terjadi karena adanya Beking Aparat dibelakangnya. Untuk itu, PLT Wali Kota harus menutup Holywings Summarecon secara permanen. Apalagi kita dengar disitu juga ada hiburan penari striptis,” paparnya.

Hani menambahkan, saya yakin manakala Plt Wali Kota Bekasi berani bersikap dengan menutup secara permanen akan banyak dukungan dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat.

“Didalam menegakkan Aturan itu jangan takut,” pungkasnya. (YD)

Tinggalkan Balasan