Potong Gaji ASN, Aktivis: Jangan-jangan Ini Hanya Kebijakan Walikota Bekasi Yang Latah Mengikuti Gubernur Jabar?

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Zainudin, Mantan Aktivis Mahasiswa yang juga selaku Ketua Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Grasi) Bekasi mengungkapkan, puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi beserta keluarganya sangatlah rentan terpapar Covid-19. Harusnya, Walikota memiliki jiwa filantropis bukannya malah memberatkan aparaturnya.

“Alih-alih memberi harapan dan menenangkan ASN Kota Bekasi agar tidak panik dan agar daya tahan tubuhnya semakin imun. Justru Walikota Bekasi yang biasa di panggil Bang Pepen berwacana akan memotong Gaji ASN dengan dalih untuk biaya penanganan covid 19. Padahal, puluhan ribu ASN dan keluarganya yang tengah dibayang-bayangi ketakutan juga kecemasan akan ancaman wabah virus Corona atau Pandemi Covid-19 Walikota malah mau potong gaji para ASN,” ujar Zainudin kepada MEDIA LINGKAR INDONESIA dengan tegas, Kamis (2/4).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Lebih lanjut, Zainudin mengungkapkan jika ASN yang tengah dibayangi rasa cemas, harusnya diberi semangat bukan malah gajinya yang dipotong.

“Padahal, Kota Bekasi ini Kota Perindustrian dan Perdagangan, banyak pengusaha juga investor kelas atas. Apa jangan-jangan ini hanya kebijakan Walikota yang latah mengikuti Gubernur Jabar?,” paparnya seraya bertanya.

Lihat di DKI atau Kota dan Kabupaten lain di Jawa Barat, sambung Zainudin, tidak ada Gaji ASNnya dipotong melalui kebijakan Kepala Daerah.

“Namun, si Kepala Daerah hanya menghimbau kepada ASNnya untuk peduli, bahkan di Ciamis, Bupatinya hanya mengajak dan menghimbau, bukan hanya ASN tapi kepada angggota DPRD saja dihimbau. Itu karena Kepala Daerahnya bijak dan memiliki emphati serta memahami situasi kebatinan ASNnya,” ujar Zainudin.

Jika ASN Kota Bekasi cemas akibat Pandemi Covid-19 dan ditambah kecemasannya akibat kebijakan Walikota yang akan memotong Gajinya, imunitas para ASN Pemkot Bekasi akan semakin turun.

“Jika imunitas turun, ASN Kota Bekasi sangat rentan terserang Covid-19, apalagi ditengah situasi sekarang ASN ditingkat Kecamatan dan Kelurahan masih terus bekerja bahkan honorer masih diberikan beban tugas memungut Pajak Bumi dan Bangunan, hal ini semakin rentan bagi ASN Kota Bekasi terpapar virus Covid-19. Jadi, makna dari Filantropis itu lebih kepada humanity,” ujar Zainudin.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan