Over Target PBB P2 Kabupaten Bogor Pada Tahun III Di 2020

  • Whatsapp
Grafik Perbandingan Target dan Realisasi PBB P2 s.d 31 Agustus 2020
banner 468x60

LINGKAR INDONESIA – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan Pendapatan Daerah pada masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), terutama dari sector pajak PBB P2 membuahkan hasil yang cukup maksimal sampai dengan Triwulan iii Tahun 2020 ini.

Melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bogor sebagai Perangkat Daerah yang mempunyai fungsi dalam mengelola Pendapatan Daerah di Kabupaten Bogor, pencapaian realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) sampai tanggal 31 Agustus 2020 sebesar Rp 438.081.380.322 atau 107.90%, melebihi Rp 32.082.594.322 dari target yang diterapkan pada triwulan iii yaitu sebesar Rp 405.998.786.000.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Terjadinya over target tersebut terkontribusi dari penerimaan piutang pajak yang berasal dari tunggakan pajak tahun sebelumnya, dimana wajib pajak melunasi piutang dengan adanya implementasi Peraturan Bupati Bogor Nomor 39 Tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administratif PBB P2 Sampai Dengan Tahun Pajak 2019 Dalam Rangka Penanganan Dampak EKonomi Akibat Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Diseas 2019 di Kabupaten Bogor dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 38 Tahun 2020 tentang Pemberian Pengurangan PBB P2 Tahun 2020 Dalam Rangka Penanganan Dampak Ekonomi Akibat Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Diseas 2019 di Kabupaten Bogor.

Selain itu pencapaian realisasi PBB P2 tidak terlepas dari kegiatan sosialisasi ketaatan membayar PBB P2 yang gencar dilakukan oleh Tim BAPPENDA Kabupaten Bogor dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Publikasi lewat media cetak maupun elektronik terus dilaksakan sebagai salah satu media sosialisasi kepada masyarakat. Petugas Lapangan Desa yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Badan juga turut berperan dalam pencapaian realisasi PBB P2, dengan terus melaksanakan penagihan PBB P2 dan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Daerah di wilayah masing-masing.

Seluruh wajib pajak juga dihimbau untuk segera menunaikan kewajiban membayar PBB P2 sebelum tanggal jatuh tempo pada tanggal 31 Agustus 2020. Jika melewati tanggal jatuh tempo yang sudah ditetapkan akan diberlakukan sanksi administratif Kembali sebesar 2% perbulan hingga paling lama 2 tahun atau maksimal sebesar 48%. Bupati Kabupaten Bogor juga turut ikut berperan aktif menyeru kepada seluruh aparaturnya untuk menjadi teladan dalam hal ketaatan membayar PBB P2. Khususnya bagi aparatur pegawai sipil dihimbau untuk melakukan pembayaran paling lama tanggal 31 Agustus 2020.

Selain dengan kegiatan sosialisasi yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, wajib pajak pun diberi kemudahan untuk membayar PBB P2 melalui beberapa alternatif diantaranya bisa melalui mobil pelayanan keliling UPT Pajak Daerah, atau bisa juga melalui ATM / Teller BJB atau BRI, BJB Gigi dan beberapa minimarket yang ditunjuk seperti Indomart dan Alfamart serta melalui pembayaran e-Commerce seperti Bukalapak dan Tokopedia jika ingin melakukan pembayaran cukup dengan memasukkan NOPnya saja, maka akan keluar nominal tagihannya dan langsung bisa melakukan pembayaran berdasarkan tahun tagihannya. Dianjurkan kepada wajib pajak untuk menyimpan resi pembayaran tersebut sebagai tanda bukti pembayaran yang sah dan berlaku sama seperti Surat Tanda Terima Setoran (STTS) Pemerintah Daerah wilayah Kabupaten Bogor.

Peran aktif masyarakat Kabupaten Bogor dalam membayar pajak, adalah salah satu bentuk kontribusi masyarakat untuk ikut dalam mensukseskan pembangunan diwilayah Kabupaten Bogor.(Tim)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan