Operasi Tangkap Tangan KPK Gubernur Sulsel

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Maraknya kasus korupsi anggaran Pemerintah tiada henti-hentinya baik korupsi proyek fisik maupun korupsi bansos disaat pandemic Covid19 menjadi kegelisahan masyarakat di setia daearah. 27/02/2021.

Kali ini adalah Operasi tangan KPK terhadap Gubernur Sulawesi Selatan dengan membawa 9 orang personil dan menggeledah rumaha gubernur pada tanggal 27/02/2021. KPK menangkap Nurdin Abdullah selaku gubernur.

Bacaan Lainnya

Sesuai surat ketentuan penyidik No : Sprin.Lidik. 98/01/10/2020.

Selanjutnya KPK dalam proses penangkapan ada 9 orang yang diamankan oleh KPK yaitu :
1. Agung Sucipto ( Kontraktor, 64 Thn);
2. Nuryadi ( Sopir pak Agung, 36 Thn);
3. Samsul Bahri ( Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri,  48 Thn);
4. Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan);
5. Irfandi ( Sopir Edy Rahmat);
Barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu 1 (satu) koper yang berisi uang sebesar Rp. 1 Milyar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Selanjutnya ketika dikonfirmasi kepada juru bicara Gubernur Sulawesi Selatan Veronica menjelaskan kepada awak media Saya Veronica Moniaga,  juru bicara Gubernur Sulsel ingin menjelaskan mengenai berita yang sedang marak terkait Bapak Gubernur Sulsel. Bapak Gubernur tidak melalui proses Operasi Tangkap Tangan, melainkan dijemput secara baik di Rumah Jabatan Gubernur pada dini hari, ketika Beliau sedang beristirahat bersama keluarga.

Meskipun belum mengetahui penyebab Bapak dijemput sekali lagi secara baik, namun Bapak Gubernur sebagai warga negara yang baik mengikuti prosedur yang ada, mengingat bahwa berdasarkan keterangan petugas KPK yang datang, Bapak Gubernur saat ini akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Bapak Gubernur berangkat bersama ajudan dan petugas KPK, tanpa disertai adanya penyitaan barang bukti, karena memang tidak ada barang bukti yang dibawa serta dari Rujab Gubernur. Mari kita sama-sama menunggu dan menghormati proses pemeriksaan yang berjalan. Pungkas Veronica

Tinggalkan Balasan