Niat Gelar Reses I DPRD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2021 Malah Dilanda Banjir, Dr. Janet Milih Peduli Terhadap Para Korban

  • Whatsapp

LINGKAR INDONESIA – Wakil Rakyat Kalimalang (Anggota DPRD Kota Bekasi) mengelus dada menelan ludah dampak adanya banjir. Sebab, agenda kegiatan Reses I terkendala karena adanya banjir.

Seperti yang di alami oleh Dr. Janet Aprilia Stanzah, salah satu Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi III Fraksi PDI Perjuangan terpaksa menunda jadwal Reses yang sudah disiapkan untuk diadakan di hari Sabtu tanggal 20 Februari 2021 demi membantu para korban banjir.

Bacaan Lainnya

“Program Reses I saya kali ini yang bertemakan ‘Peran Reses DPRD Dalam Mensukseskan Program Pemerintah Kota Bekasi Masa PPKM Berbasis Mikro Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Dan Daya Saing Perekonomian Melalui Pengembangan Industri Kecil, Tanggal 18 – 21 Februari 2021 yang seharusnya menjadi ajang untuk menyerap aspirasi masyarakat di warnai hujan deras dan banjir di semua wilayah di Kota Bekasi bahkan DKI. Jadi, agenda Reses terpaksa kita tunda dikarenakan adanya bencana banjir,” terang Janet kepada awak medialingkar.com, Sabtu (20/2/2021).

Menurut Janet, banjir adalah masalah bersama, tidak saja masalah bagi pemerintah namun juga masalah bagi masyarakat. Karenanya kerja sama dan bahu membahu dalam upaya penanggulangan banjir harus benar benar di lakukan.

“Pemerintah Kota Bekasi harus lebih serius dalam melakukan pemetaan dan perbaikan sistem drainage untuk mengatasi banjir Kota Bekasi agar tidak menjadi masalah yang terus menerus terulang setiap tahun bahkan setahun bisa 2 kali yang dampaknya sangat merugikan masyarakat. Sementara masyarakat harus lebih serius dalam upaya membersihkan saluran air dan tidak melakukan pembuangan sampah sembarang tempat apalagi ke sungai,” imbuhnya.

Janet menambahkan, saat pengambilan logistik bantuan makanan buat korban banjir, berbondong-bondong warga Sarigaperi Jati Bening Baru Pondok Gede datang menghampiri saya dan menyampaikan keinginan audiensi untuk mencari solusi banjir di daerah Sarigaperi.

“Membantu warga korban banjir adalah bentuk kerja nyata dari pada sekedar menjaring aspirasi. Semoga bencana banjir ini dapat segera teratasi oleh Pemerintah Pusat dan Daerah,” pungkasnya.(YD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan