Mendagri Bentuk Tim Khusus Pemantau Pilkades 2020

  • Whatsapp

LINGKAR INDONESIA, Ciamis– Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti Rapat Koordinasi terkait Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2020 bersama Mentri Dalam Negri RI secara Virtual bertempat di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Kamis (10/12/2020).

Dalam rapat koordinasi tersebut Mentri Dalam Negri Tito Karnavian menyampaikan sebanyak 75 Kabupaten Kota akan melaksanakan Pilkades serentak pada tahun 2020, dengan total keseluruhan 2.356 Desa.

Bacaan Lainnya

Tito melanjutkan sebanyak 1.236 desa dari 16 Kabupaten Kota telah melaksanakan Pilkades sebelum pandemik covid 19, sebelm terbitnya surat Mendagri tentang penundaan Pilkades serentak dan PAW tahun 2020.

Sebanyak 1.274 Desa dari 23 Kabupaten Kota menetapkan pelaksanaan setelah tanggal 9 Desember 2020 setelah pelaksanaan perhitungan suara Pilkada serentak dan sisanya 1.845 Desa dari 36 Kabupaten Kota penundaan Pilkades ke tahun 2021 yang disebabkan karena Recofussing APBD.

Dikatakan Mendagri, langkah-langkah yang dilakukan Kemendagri  untuk mendukung terlaksananya pilkades serentak yang aman dan bebas covid 19 yaitu dengan dibentuknya tim khusus pemantau Pilkades 2020.

Beliau menjelaskan tim khusus pemantau Pilkades tersebut diantaranya bertugas memantau kesiapan pilkades sesuai dengan protokol kesehatan dan melakukan fasilitasi koordinasi antar pemangku kepentingan pilkades baik dari tingkat Kabupaten, Keacamatan maupun Desa.

“Kami ingin memastikan agar kesiapan Pilkades lebih matang, sosialisasi lebih masif dan terarah serta koordinasi lebih intens dengan Pemda melalui Web binar harian untuk memantaun persiapan pelaksanaan Pilkades Serentak,” jelas Tito.

Sementara itu Wabup Yana melaporkan untuk di Kabupaten Ciamis Pilkades Serentak akan diikuti oleh 143 Desa dari total 258 Desa di 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis dan tahapanya sudah dimulai sejak 1 Desember 2020.

Terkait penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan pilkades, Yana menuturkan telah berkoordinasi dengan Forkopimda maupun Forkopimcam untuk terlibat langsung mengawasi jalanya pelaksanaan Pilkades baik di Kecamatan maupun di Desa.

“Hal tersebut dilakukan agar masyarakat benar-benar melaksanakan protokol Kesehatan sesuai dengan anjuran dan ketentuan Kemendagri, sehingga diharapkan pelaksanaan Pilkades nanti terlaksana dengan aman dan lancar serta tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid 19,” jelas Yana..

Tinggalkan Balasan