Mahasiswa Disaat Covid19 Beban Biaya Kuliah dan Aliansi Memandang UNISMA Bekasi Tidak Aspiratif

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA-Pendidikan sudah memasuki era baru, apalagi selama Pandemi ini kita bisa lihat dan rasakan metode pembelajaran daring sudah sangat meluas di daerah manapun khususnya di Unisma. Hari ini bukan kali pertama kita mengkritisi kebijakan kampus, melainkan sudah sangat sering dan belum ada penyelesaian secara demokratis oleh pihak kampus.26/02/2021

Kebijakan Berhenti Studi Sementara otomatis atau BSS otomatis menjadi sorotan umum ditengah situasi ekonomi yang semakin hari semakin sulit. Dikarenakan tidak ada kompensasi sedikitpun tentang mekanisme perkuliahan di masa Pandemi. Pelayanan administrasi serta sistem akademik berbasis online pun masih sangat berbelit dan cenderung mempersulit mahasiswa untuk memperoleh hak pendidikannya. Ketika mahasiswa mengeluh tidak mampu membayar biaya kuliahnya dikarenakan orangtuanya terkena PHK dan tidak memiliki penghasilan tetap, opsional yang diberikan kampus adalah BSS. Hal itu tentu sangat berseberangan dengan UU no.20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 1 yang berbunyi *Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa*

Bacaan Lainnya

Samsul ketika diwawancarai oleh awak media lingkar Indonesia menuntut adanya perbaikan kampus serta keinginan secara seksama antara lain :

1. Tolak kebijakan Berhenti Studi Sementara otomatis
2. Wujudkan Pelayanan Publik kampus yang berkeadilan
3. Libatkan mahasiswa dalam perumusan kebijakan kampus UNISMA Bekasi
4. Wujudkan pendidikan gratis dimasa pandemi

Ungkap Samsul sebagai korlap aksi. Adapun status perubahan kebijakan harus dirembukkan dengan semua fakultas dan organisasi kemahasiswaan berikut UKM yang ada, sebagai tanda demokratisasi kampus terhadap dunia pendidikan dan sebagai cermin dari kemajuan pendidikan, jika sepihak maka akan selalu menjadi diktator kebijakan kampus terhadap mahasiswa terutama tidak adanya keringanan disaat pandemi Covid 19. Semua harus transparan dan keterbukaan. Ungkap Samsul. (Gz)

Tinggalkan Balasan