Koperasi Pedagang Kaki Lima Kalimalang Jl Cut Meutia Berharap Kepada Pemkot Bekasi Untuk Tetap Berdagang

  • Whatsapp
banner 468x60
Fhoto : Rapat Koordinasi Koperasi Pedagang Kaki Lima Kalimalang

Lingkar Indonesia. Pedagang kaki sepanjang Kalimalang Jln.Cut Meutia No.83 gelisah akan pembangunan turap dipinggiran kalimalang, para pedagang cemas akan terkena gusuran proyek pembangunan Pemprov Jabar.

Ketua koperasi pedagang kaki lima Kusnan Efendi berharap pedagang agar tetap
berdagang sebab para pedagang selain sudah mendapatkan ijin usaha pengelolaan
lahan dari PJT2 Jabar, Kedinasan dan tertib secara administrasi.

Bacaan Lainnya

banner 300250
Dokumen : Surat ijin pengelolaan lahan

Selanjutnya, Kusnan menjelaskan pedagang tidak melarang Pembangunan dari pihak Pemerintah Daerah , Provinsi, Pusat sekalipun, tetapi ada yang harus dipikirkan untuk para pedagang yang menggantungkan kebutuhan pokok hidup dari berjualan sepanjang Kalimalang sudah hampir 10 tahun lebih dan selalu perpanjang kontrak tempat.pungkasnya

Sekitar 37 pedagang aktif dan tergabung dalam koperasi pedagang kaki lima mulya sejahtera pada tanggal 5/12/19 menjelaskan kepada Lingkar Indonesia : Kami berharap Pemkot melalui Dinas UMKM dan Koperasi bekerjasama untuk menata para pedagang agar tetap bisa berjualan.

Kilas balik 2016 Walikota Bekasi berjanji akan memperbaiki tempat dan akan dijadikan tempat berdagang bernuansa tradisional dengan set-Plan yang dibuat. Pedagang pun, sangat setuju jika harus ditata rapih, bersih, dan nyaman. Pungkasnya

Terakhir Kusnan, menjelaskan pedagang kaki lima agar dinaungi oleh Pemkot Bekasi,Dinas UMKM dan Koperasi untuk tidak dipindahkan serta dapat berdagang seperti biasanya.Pedagang sudah tidak ingin cari tempat baru yang pasti penghasilan akan berkurang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.pungkasnya

Ketua koperasi meminta kepada Pemkot Bekasi untuk Menaungi pedagang kaki lima khususnya di sepanjang Kalimalang depan Kampus UNISMA.Selanjutnya, jika ada pembangunan apapun yang dilakukan oleh Pemerintah baik pusat dan Daerah, pedagang berharap ada pengelolaan baik itu tempat semi permanen, K3 , dan lain-lain agar kerjasama pedagang dengan Pemerintah kota Bekasi selaras dan tentunya tetap bisa berdagang,dengan kata lain “para pedagang sekitar 37 pedagang siap untuk melakukan kerjasama”. Pungkasnya.(Goz)

#SavePedagangKakiLimaKalimalang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan