Klaim PSBB Berjalan Effektif di Kota Bekasi Diragukan, Mobilitas Masyarakat Masih Masif

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Sesuai data grafis yang didapat menunjukkan kalau Kota Bekasi merupakan wilayah Pandemi Covid-19 paling tinggi diwilayah Jawa Barat dengan angka korban terpapar dan angka kematian sangat tinggi.

Namun, banyak hal yang meragukan ketika Walikota Bekasi merilis bahwa dalam tiga hari terakhir awal bulan Mei angka persebaran tidak ada bahkan mengklaim bahwa PSBB berjalan efektif.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Sahat P. Ricky Tambunan, Pengamat Kebijakan Publik mengutarakan bahwa Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) tahap dua di Kota Bekasi yang sedang berlangsung diluar harapan.

“Lah, bagaiman dinilai berjalan efefktif, lihat saja grafik antara yang dirilis Pemprov Jabar dengan Pemkot Bekasi ada yang janggal,” tegas Ricky Tambunan kepada medialingkar.com, Selasa (5/5/2020).

Menurut ricky, yang merupakan Wakil Ketua Kantor Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Bekasi bahwa kejanggalan data antara Pemprov Jabar dengan Pemkot Bekasi tentunya hal ini mencurigai ada data yang tidak transparan di ekspos ke publik.

Images : Info Grafik kasus terbaru

“Terakhir awal Mei, salah satu pejabat meninggal dan dimakamkan mengikuti protokol Covid-19, ini juga sebuah kecurigaaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rikky menilai dari masih masifnya pergerakan masyarakat dan adanya klaim bahwa PSBB efektif, khawatir curva perkembangan paparannya justru naik.

Images : Aktivitas masyarakat masih aktif di tengah PSBB

“Saya berharap, Pemerintah Kota Bekasi transparan mengenai jumlahnya paparan maupun korban Covid-19,” tegas Ricky.

Dan yang lebih utama lagi, sambung Ricky, bahwa pergerakan manusia masih masif dan hal inilah yang kita khawatirkan.

“Jadi kami meminta Walikota Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Bang Pepen harus lebih transparan dan kurangi pergerakan masyarakat, dan juga pergerakan pegawainya yang hingga sekarang pegawainya bekerja tidak pernah libur apalagi diancam dengan ancaman untuk mengundurkan diri,” tandasnya.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan