Jokowi : Bahaya Besar Mengancam

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Presiden Jokowi mengatakan tidak bisa seenaknya saja menghentikan kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat. Karena, akan ada bahaya besar mengancam keselamatan masyarakat.

“Bayangkan kalau pembatasan ini dilonggarkan, kemudian kasusnya naik lagi, dan kemudian rumah sakit tidak mampu menampung pasien yang ada,” demikian kata Presiden Jokowi dalam keterangannya, Selasa (20/7).

Bacaan Lainnya

Jokowi juga menambahkan bahwa, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan akan munculnya kembali varian baru Covid-19. Varian baru tersbut bisa menyebabkan pandemic berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan semula.

Oleh karenanya Jokowi sangat mengharapkan disiplin protokol kesehatan serta vaksinasi yang dipercepat akan menjadi kunci utama pengendalian kasus. Lebih daripada itu Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah yang didukung jajaran Forkopimda supaya focus serta bertanggungjawab terhadap seluruh rangkaian upaya penanganan dan pengendalian covid-19 beserta dampak ekonominya.

Soal kekhawatiran adanya varian baru Covid-19, Komite Darurat Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan kepada seluruh dunia akan adanya varian virus corona penyebab Covid-19 baru yang lebih berbahaya.

Sementara itu, Ketua Komite, Didier Houssin mengatakan bahwa memang sudah ada empat varian Covid-19 yang cukup mendominasi secara global . Mulai dari
Alpha, Beta, Gamma, dan varian yang disebut-sebut menularnya paling cepat adalah Delta.

“Kemungkinan kuat kemunculan penyebaran darurat secara global varian baru yang kemungkinan lebih berbahaya dan mungkin lebih sulit dikendalikan,” demikian Didier Houssin menambahkan.(SUS)

Tinggalkan Balasan