Jika Dipaksakan Putri Mahkota Jadi Ketua Golkar Kota Bekasi, Musda Ke-5 Tabrak AD/ART Partai?

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Putri Mahkota Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat kini digadang-gadang untuk menjadi suksesor Rahmat Effendi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-5 DPD Partai Golkar Kota Bekasi untuk menjadi Ketua DPD terancam tidak akan lolos dalam prosesi penjaringan.

“Jika Ade Puspitasari dipaksakan maju dalam Musda V DPD Partai Golkar Kota bekasi, ini berpotensi menabrak AD/ART Partai Golkar. Jelas, kalau kita melihat AD/ART Tentang Organisasi sayap juga, tentang pengangkatan sebagi Ketua KPPG juga sudah melanggar AD/ART Partai,” tegas Mustopa Karyana, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Jatisampurna DPD Partai Golkar Kota Bekasi kepada medialingkar.com, Sabtu (15/8/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Mustopa Karyana mengungkapkan bahwa dirinya dari awal menolak pencalonan Ade Puspita ketika diminta TTD Surat Dukungan oleh PK Jatiasih.

“Karena saya pikir Ade itu Kader belum mumpuni dan masi banyak yang lebih senior. Kalau pun waktu pencalonan DPRD Jabar, meraih banyak suara karena pigur Bapak Rahmat Effendi, termasuk saya memilih dia karena figur Rahmat Effendi-nya, sedangkan sama beliau kenalpun belum, komunikasi juga belum, gimana mau mencalonkan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi,” paparnya.

Pencalonan beliau (Ade Puspitasari), sambung Mustopa Karyana, menurut saya terlalu dipaksakan.

“Menurut persyaratan jelas, harus sudah menjadi Pengurus Partai satu periode penuh, sedang kan Ade baru menjadi Pengurus KPPG sebagai Sayap Partai, itupun belum satu periode penuh,” terang Mustopa.

Disinggung soal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar Bab XVII, Organisasi Sayap Pasal 35 dan Anggaran Rumah Tangga, Pasal 46 Ayat 6
Tentang pengangkatan Ketua Organisasi Sayap (KPPG), Ade Puspitasari dan Ketua AMPG, Yogi sudah melanggar? Sebab, berdasarkan AD/ART Partai Golkar Pasal 6 bahwa Ketua Organisasi Sayap (KPPG) adalah Ex.Ofisio, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Ketua AMPG adalah Wakil Ketua Bidang Pemuda, Mustopa menjawab,

“Iya jelas, kalau kita melihat AD/ART Tentang Organisasi Sayap tentang pengangkatan sebagi Ketua KPPG Ade juga sudah melanggar AD/ART seperti pertanyaan tersebut,” pungkasnya.(YD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan