Ingin Mengadakan Pesta Ulang Tahun Di Sebuah Villa, Pejabat Kota Bekasi Dibubarkan Oleh Tim Satgas Covid-19 Kab. Bogor

  • Whatsapp

LINGKAR INDONESIA — Diketahui, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali mulai Senin (11/1/2021) lalu. Aturan pembatasan PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Namun sayangnya, Wali Kota Bekasi yang mana selaku Ketua Tim Satgas Covid-19 Kota Bekasi melalukan kegiatan berupa pesta perayaan kelahirannya di sebuah villa diwilayah Kabupaten Bogor yang notabene sudah masuk zona merah. Artinya, Walikota Bekasi tidak menghargai atas kebijakan yang telah di ambil dan dilakukan oleh Bupati Bogor dalam upaya melaksanakan Instruksi Mendagri No 01 Tahun 2021 tentang PPKM. Hal ini disampaikan oleh Kemal Pasyah, selaku Tokoh Pemuda Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

“Pada Tanggal 2 Februari 2020 Tim Covid-19 Kabupaten Bogor dan juga Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua sebagai Ketuanya yakni Camat sendiri mendapat info bahwasanya akan adanya acara perayaan Ulang Tahun disuatu Villa di Kecamatan Cisarua yang mana acara Ultah tersebut merupakan Pejabat Teras di Kota Bekasi yakni Walikota Bekasi dan atas inisiatif Camat Cisarua untuk menegur Walikota Bekasi tersebut bahwasanya Kabupaten Bogor sedang melaksanakan PPKM oleh Tim Covid-19 Kabupaten Bogor dan Tim Covid-19 Kecamatan Cisarua dan beliau (Walikota) mematuhinya hingga akhirnya acara Ultah tersebut bubar dengan sendirinya atas inisiatif Walikota Bekasi tersebut demikian ketegasan yang disampaikan oleh Camat Cisarua. Hal ini patut di apresiasi oleh Pejabat Bogor maupun pihak terkait dengan permasalahan Covid-19 diwilayah Kabupaten Bogor yang angkanya terus meningkat,” ungkap Kemal Pasyah kepada medialingkar.com, Kamis (11/2/2021).

Sementara itu, Camat Cisarua, Kabupaten Bogor, Deni Humaedi saat dikonfirmasi lewat telepon seluler mengakui adanya kerumunan massa yang berasal dari Warga Bekasi.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari salah satu pengelola Villa yang merupakan Grup Covid-19 Kecamatan Cisarua bahwasannya ada kerumunan massa yang ingin mengadakan perayaan Ulang Tahun di salah satu Villa yang ada dikawasan Cisarua. Dan saat dicek ke lokasi ditemukan para pejabat teras Pemerintah Kota Bekasi tampaknya mulai dari pejabat esln 4, 3 & 2 termaksud Bapak Walikota Bekasi. Lalu setelah melalui persebatan yang cukup hangat saya pun mengimbau agar persuasif karena keadaan Pandemi Covid-19. Dan Walikota Bekasi merespon baik hingga pada akhirnya pada membubarkan diri,” terang Deni Humaedi yang merupakan sebagai Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua.(YD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan