Haul Tokoh Revolusi Indonesia Tan Malaka Ke-72

  • Whatsapp

MEDIA LINGKAR INDONESIA- Meperingati hari wafat Tan Malaka yang jatuh pada 21 Februari 1949 menjadi sejarah yang tidak pernah hilang diingatan kita semua. 21/02/2020.

Peringatan haul Tan Malaka Ke-72 sebagai penghormatan bagi pejuang revolusi Indonesia dengan berbagai perjalanan hidup yang begitu rumit. Tujuan daripada gagasan Tan Malaka melainkan menjadikan Indonesia merdeka 100% baik secara sosial, ekonomi, dan politik.

Bacaan Lainnya

Semangat Muda Tan Malaka di era perang dunia pertama dan perang dunia kedua tokoh nasionalis progresif tersebut menjadi sosok inspirasi bagi tokoh-tokoh seperti Ir. Soekarno, Moch Hatta dengan keterlibatan dalam menggalang kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Begitu banyak karya tulis ilmiah yang di takuti oleh kolonial Belanda, maupun sekutu sehingga banyak juga karya yang hilang dan tidak tercatat akibat menjadi buruan internasional. Pemikiran semangat membangun bangsa Indonesia yang makmur, mementingkan aset negara demi kepentingan rakyat, kesejahteraan ekonomi berdasarkan pengelolaan ditangan bangsa sendiri salah satu program Tan Malaka dalam mencapai ekonomi politik 100%.

Selanjutnya acara Haul Tan Malaka dipelopori oleh Independent Human Institut e dengan organisasi-organisasi seperti : Sema fisip, KMM, LMND-DN, GMNI Komisariat FISIP, UKM Pusaka, Teater Korek, Bela asasi anak dan perempuan.

Acara berlangsung secara khidmat selanjutnya rangkaian acara seminar dengan tema: mencapai kemerdekaan ekonomi politik 100%.

Ade Harry Rizki selaku Direk.Independent Human Institute menerangkan kepada awak media lingkar Indonesia, bahwa acara haul Tan Malaka mengingatkan kita sebagai kaum muda yang harus mengikuti jejak semangat membangun kemerdekaan Indonesia dengan cara memerdekakan pemikiran, tindakan, dan selalu ingin menjadi perubah di bangsa Indonesia.

Tan Malaka adalah sosok inspiratif bagi saya sendiri dengan tulisan, tindakan revolusioner dan sebagai tokoh yang ikut dalam pertarungan politik di belahan dunia menjadikan Indonesia kuat dan mampu melawan kolonial di massa lalu.

Revolusi 1945 adalah kemenangan bagi bangsa dan para tokohnya. Itulah yang saya harus hormati dan berucap terima kasih sebesar-besarnya kepada Tan Malaka atas pengorbanan terhadap bangsa Indonesia baik pemikiran dan tindakan untuk negara kami. Pungkasnya.

Tidak lupa terima kasih kepada pembicara seminar yang sudah hadir memberikan wawasan tentang politik ekonomi baik bersifat nasional maupun internasional. Tutup Harry. (Gz)

Tinggalkan Balasan

1 Komentar