HASIL SIDANG KETUA PARTAI TERNAMA KURANG MEMUASKAN

  • Whatsapp

Lingkar Indonesia, Jakarta – Sidang lanjutan kasus perbuatan asusila yang diduga dilakukan MS Ketua DPC Kabupaten Dompu di Mahkamah Kehormatan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berjalan lambat.

Mahkamah Kehormatan Partai yang diketuai Ali Hardi Kiyai Demak meminta pemohon untuk melengkapi berkas bukti dengan pengesahan dari kecamatan, dan pengadilan setempat.

Bacaan Lainnya

Pihak pemohon yang diwakili Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Dompu Abdul Haris Muslim mengaku kecewa dan lelah dengan perjalanan sidang di Mahkamah yang terkesan diulur-ngulur dan tidak ada niat untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.

“Kita sudah berupaya menyampaikan alat bukti ternyata alat bukti harus dilegalisir oleh oleh pihak yang berwenang akta notaris, camat atau pengadilan,” ucap Abdul Haris di Jakarta, Selasa (19 Januari 2021).

Harapan dia, kasus ini segera diputuskan oleh Mahkamah Kehormatan demi kebaikan PPP ke depannya.

Pengacara DPP PPP M Zainul Arifin (kanan) saat Diwawancara awak media di Jakarta, Selasa (19/1/2021). Foto : hatta.

Sementara itu, DPP PPP yang diwakili oleh pencara M Zainul Arifin menyatakan bahwa Mahkamah partai netral sebagaimana yang tercantum dalam AD/ART Partai.
“Pada prinsipnya di AD /ART Mahkamah Partai itu netral meskipun Mahkamah berada dalam satu rumah di DPP Partai,” ucap Zainul.

Zainul menambahkan, DPP tidak ada kompetensi untuk mengintervensi jalannya persidangan di Mahkamah ditambah lagi, kepengurusan di DPP belum dibentuk secara definitif. Dia berharap dengan kepengurusan yang nanti bisa menyelesaikan masalah internal yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi jalannya Partai ke depannya. Tutupnya. (Rilis/Rizal)

Tinggalkan Balasan