Harta Kekayaan Bang Pepen Patut Dicontoh Kepala Daerah se-Indonesia

  • Whatsapp
banner 468x60

LINGKAR INDONESIA – Dr. H. Rahmat Effendi yang akrab dengan panggilan Bang Pepen merupakan figur publik yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD dan Walikota Bekasi selama 2 Periode, kekayaan Bang Pepen patut dicontoh oleh Kepala Daerah se Indonesia.

Bicara harta kekayaan, berdasarkan penelusuran, Rahmat Effendi melaporkan harta kekayaannya pada 5 Maret 2019 untuk periode tahun 2018.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Sesuai data yang diperoleh dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di situs resmi e-LHKPN KPK, total kekayaan Rahmat Effendi mencapai Rp 7,06 milyaran.

Kebanyakan harta kekayaan Bang Pepen lebih kepada tanah dan bangunan dengan nilai mencapai lebih dari Rp 5 miliar, tersebar diwilayah Bekasi, Bogor, dan Subang. Dari total kekayaan, untuk alat transportasi dan mesin sebesar Rp 375 juta. Angka tersebut hanya dari satu mobil Sport Utility Vehicles Toyota Land Cruiser tahun 1997 atas hasil sendiri, tidak ada mobil atau motor lain yang terdaftar menjadi milik Rahmat Efendi.

Sekedar untuk diketahui, Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi periode 2018-2024 pria kelahiran Bekasi, Jawa Barat, 3 Februari 1964 silam merupakan Wali Kota Bekasi yang menjabat sejak 3 Mei 2013 menggantikan Mochtar Muhammad dan sebelumnya sebagai Wakil Walikota.

Ia lalu terpilih kembali dalam Pilkada dan menjadi Wali Kota periode 2013-2018. Ia juga pernah menjadi Anggota DPRD Kota Bekasi 1999 – 2004 dan menjabat sebagai Ketua DPDR Kota Bekasi diperiode 2004 – 2008.

Walau ia pernah menduduki berbagai jabatan dan menjabat sebagai Wali Kota hampir 15 tahun namun kekayaan beliau sangat bisa terbilang kecil. Fantastis sekali sosok Bang Oepen ini. Dan beliau patut di contoh oleh semua Kepala Daerah di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, Abdul Muin Hafiedz, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN  mengatakan, saya tidak berani menangapi harta kekanyaan seseorang karena itu menyangkut pribadi seseorang.

“Dan saya rasa LHKPN yang lebih tahu karena para pejabat tentunya setiap tahun ada laporan ke LHKPN,” pungkasnya, Sabtu (9/11).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan