Gotong-Royong Bersama Warga, PDI-P Kota Bekasi Lakukan Penyemprotan Disinfektan

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Ahmad Faisyal Hermawan, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi yang sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi mengatakan dampak Kota Bekasi masuk zona merah se Jawa Barat, PDI Perjuangan Kota Bekasi melakukan penyemprotan Disinfektan guna melawan penyebaran wabah virus Covid-19.

“Jadi hari ini kami, DPC PDI Perjuangan sudah bergerak kelapangan dalam rangka melakukan penyemprotan Disinfektan dan membagi masker ke masyarakat. Memang baru kita lakukan di 2 Kecamatan, untuk di Bekasi Barat dan Medan Satria, kegiatan ini semata-mata kami lakukan karena memang membahayakan dampak virus pandemi ini apalagi Kota Bekasi masuk dalam zona merah se Jawa Barat. Maka kami selaku PDI Perjuangan melihat ini suatu kejadian yang sangat luar biasa dan kami sebagai Partai politik harus bergerak juga bertindak paling tidak sedikitlah guna membantu Pemerintah dalam mengatasi Covid-19 ini,” terang Faisyal kepada MEDIA LINGKAR INDONESIA, Selasa (24/3).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Mohon maaf, lanjut Faisyal, kegiatan kami memang tidak bisa mencangkup untuk semua wilayah di Kota Bekasi dalam hal ini se 12 Kecamatan, namun insyaallah setwly kami siang ini menggelar rapat di DPC akan menyusul kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka penanganan virus Covid-19 ini agar tidak meluas.

“Artinya, PDI Perjuangan hadir bersama masyarakat bersama rakyat dalam rangka bergotong-royong mengatasi penyebaran virus Covid-19 ini. Sehingga masyarakat melihat kehadiran Partai kami. Jadi, saya berharap dengan turunnya PDI Perjuangan makin dicintai oleh Rakyat walau kita tidak bisa membantu secara menyeluruh paling tidak meringankan kerja-kerja Pemerintah,” paparnya.

Saya juga mengimbau sekaligus menekankan, sambung Faisyal, mari bersami kita bergotong-royong, bahu-membahu dalam memutuskan matai rantai penyebaran wabah virus Covid-19 tersebut.

“Jadi kita jangan saling menyalahkan, menghujat, si A tidak turun, si B tidak turun, ini gara-gara si A ini gara-gara si B. Artinya kita semua, elemen masyarakat, baik Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ormas, LSM, OKP, Partai Politik, harus bersama-sama bergotong-royong mengatasi wabah virus Corona ini, sehingga tidak berlama-lama Virus Covid-19 ini ada di Negara kita,” tegas Faisyal.

Faisyal berharap semoga wabah virus tersebut segera berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi kawhatir, bisa beraktivitas normal kembali, perekonomian terangkat kembali, dan Rakyat tidak takut/was-was didalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.

Ditempat yang sama, Rudy Heryansyah Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan mengatakan dirinya mendapatkan kabar kalau angka ODP di wilayah Medan Satria sudah mencapai angka belasan, dan angka tersebut cukup mengkhawatirkan. Sehingga saat melakukan penyemprotan di lingkungan warga, ia mengingatkan agar masyarakat mau mematuhi peringatan Pemerintah untuk menghindari tempat-tempat keramaian dan mau mengisolasi diri secara mandiri.

“Angka sebelas tentu saja itu sudah mengkhawatirkan, dan kepada warga di lingkungan Kecamatan Medan Satria, saya minta sangat agar mau mengindahkan peringatan yang telah disampaikan oleh aparatur wilayah yang telah keliling untuk meminta masyarakat untuk menjauhi tempat keramaian,” terang pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi

Ditambahkan Rudy, dirinya juga meminta Pemerintah juga tegas untuk menutup ruang publik yang menjadi pusat keramaian, terlebih di wilayah Medan Satria terutama di kawasan perumahan Harapan Indah terdapat lokasi potensial keramaian. Menurutnya jika ruang publik potensial mengumpulkan keramaian sudah ditutup maka warga juga tidak bisa berkumpul.

Imbauan Untuk Kadinkes Kota Bekasi

Ahmad Faisyal Hermawan, Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi mengimbau kepada Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bekasi harus bisa lebih kooperatif lagi.

“Saya mendapat informasi memang Dinas Kesehatan Kota Bekasi kurang kooperatif. Artinya, mereka ini harus menjadi garda terdepan. Kalau masyarakat saja sudah bergotong-royong bahu-membahu didalam mengatasi wabah virus Covid-19 ini Dinas Kesehatan seharusnya menjadi garda terdepan. Mereka harus menjadi pondasi paling kuat. Kalau memberikan informasi saja mereka lemah, bagaimana untuk hal-hal lain, seperti pelayanan publik. Saya berharap, Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Dinas Kesehatan agar lebih maksimal melakukan langkah-langkah preventif didalam mengatasi wabah Virus Covid-19 ini,” pungkasnya. (Yudhi)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan