Selain Upaya Hukum dan Restitusi, Garka Law Firm Juga Memberikan Edukasi Terkait Robot Trading

MLI – Seraya menunggu Prosesi Hukum yang sedang berjalan terkait dugaan penipuan Robot Trading Viral Blast yang saat ini masih dalam penanganan Dittipideksus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Korban dari Robot Trading Viral Blast yang tergabung dalam Kelompok Rosmeika Medan (KRM) selanjutnya melalui kuasa Hukumnya, Antonius Barus, SH, Kantor Hukum Garka Law Firm mengajukan Restitusi. Pengajuan Restitusi ini untuk memperoleh ganti kerugian diberikan kepada Korban atau Keluarganya oleh pelaku atau pihak ketiga.

Bacaan Lainnya

Permohonan Restitusi secara langsung telah diserahkan kepada Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dengan Nomor: No.1004/SPB-JKT/GLF/IV/2022 lewat Kuasa Hukum KRM pada kamis, 28 April 2022 lalu.

Antonius Barus menjelaskan bahwa Langkah yang diajukan oleh Ibu Rosmeika sudah tepat, karena permohonan Restitusi adalah fokusnya untuk memperoleh kembali uang yang telah di investasikan pada Viral Blast. Selama ini untuk kasus kasus investasi bodong yang ada, korban tidak pernah berhasil untuk memperoleh ganti kerugian atas modal yang telah di pinvestasikan. Para pelaku kejahatan tindak pidana investasi bodong tersebut kebanyakan hanya mempertaggungjawabkan secara hukuman badan menginap di ”hotel prodeo” saja.

“Melalui permohoan Restitusi ini nantinya pelaku tindak kejahatan investasi bodong ini diminta untuk mempertanggungjawabkan perbutannya dengan memberikan ganti rugi kepada korban untuk pengembalian dana investasi,” terang Bang Anton Kanan – sapaan akrabnya, Senin (16/5/2022).

Dikatakannya lagi, permohonan Restitusi dari Kelompok Rosmeika Medan ini merupakan pengajuan permohonan untuk gelombang pertama.

“Nanti akan ada pengajuan Restitusi dari kelompok lainnya yang akan difasilitasi oleh kantor hukum Garka Law Firm, buat korban lainnya yang juga berminat untuk mengajukan ganti kerugian akibat dari investasi bodong yang dilakukan oleh Viral Blast dapat menghubungi Kantor Hukum Garka Law Firm di nomor Whatsapp: 081809400500,” imbuh Advokat bertubuh gempal tersebut sambil tersenyum.

Menurut Antonius Barus, ST, SH, Garka Law Firm yang selama ini intens memberikan advokasi terkait kasus kasus, investasi bodong, money game dan skema ponzi. Advokasi hukum yang dilakukan pelaporan pidana terhadap pelaku pelaku, upaya ganti rugi melalui restitusi bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPASK).

Advokat Garka Law Firm, kata Antonius, selain upaya hukum, dan restitusi kami juga memberikan edukasi terkait trading. Itu yang membedakan kami, selain memberikan kepastian hukum melalui upaya hukum kita juga memberikan edukasi positif untuk trading forex. Korban selain memperoleh kepastian hukum juga dapat pengetahuan terkait trading untuk merecovery dana dana yang hilang akibat Robot Trading Bodong.

“Mereka (para korban) Robot trading bodong harus memperoleh pengetahuan juga terkait dunia trading khususnya trading forex agar tidak tertipu lagi nantinya. Trading forex cukup menjanjikan juga untuk dijadikan lahan pemasukan sekaligus untuk recovery terkait modal yang sudah tergerus di Robot robot bodong sebelumnya. Upaya untuk kepastian hukum dilakukan, pengembalian modal lewat restitusi dijalankan yang perlu juga cara merecovery dana dana yang telah hilang,” terang Anton.

Anton menambahkan, kami bekerjasama dengan salah satu broker yang telah berizin lengkap untuk dapat memberikan edukasi positif tentang dunia trading forex tersebut sehingga korban dapat terbantu juga kedepannya.

“Robot Trading merupakan Sebuah Software Alat bantu trading yang berdasarkan instruksi dari algoritma atau cara trading seorang trader yang diimplementasikan ke dalam bahasa coding berbentuk file ekstensi mql4 atau ex4 di Meta Trader 4 atau mql5 atau ex5 di Meta Trader 5. Seperti kondisi sekarang ini banyak Robot Trading yang lagi hot scam dan banyak memakan korban. Untuk itu masyarakat perlu diberikan edukasi bagaimana Robot Trading yang benar sehingga masyarakat dapat terhindar dari penipuan. Trading yang dilakukan itu harus real dan bisa dilihat transaksinya secara real time. Dan bisa dipantau serta LiQUID bisa dicairkan kapan saja. Anytime,” terang Anton.

Sementara, menurut M. Fadhil Manager Marketing PT. Tifia Finansial Berjangka menjelaskan pergerakan pasar bisa dipantau secara real dan sama dengan market yang real yang sama kita bisa pantau di google atau MT4 pada saat open posisi.

Fadhil sebagai pialang yang terakreditasi mengatakan teknologi sudah berkembang pesat. Trading itu bisa dibuat logika nya secara teknologi. Dan bisa dicopy. Dan Tetap bisa dipantau pergerakannya anytime. Dan bisa dicairkan kapan saja.

Terpisah, JK Sirait, SH yang merupakan Investror yang menginvestasikan uangnya ditrading berujar apabila Robot Trading dalam perjalanan tradingnya tidak bisa dipantau dimarket real time dan apalagi pencairan yang tidak Liquid, tidak dapat dicairkan kapan saja.

“Waspadalah bahwa Robot Trading tersebut merupakan Robot abal abal atau memakai skema ponzi saja. Konsep money game, uang masuk anggota baru untuk menutupi bonus anggota lama,” imbuhnya. (YD)

Tinggalkan Balasan