Dukung Kepemimpinan Bang Pepen, Novarel S. Zuhry: Salah Yang Bilang Regenerasi Partai Golkar Kota Bekasi Mandek

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi bersiap diri menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk masa jabatan 2020-2024. Meski secara resmi belum mengumumkan kandidat yang akan maju, namun beredar isu kalau Rahmat Effendi sebagai kandidat calon kuat mempin Partai yang berlambangkan Pohon Beringin tersebut.

Novarel S. Zuhry (NSZ), Direktur Beringin Institute mengatakan bahwa menjaga trah kepemimpinan membutuhkan banyak matrial penyangga. Bukan hanya ideologis, namun secara umum memupuk semangat dan keyakinan kader adalah langkah strategis dalam visi kepemimpinan masa depan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Sejarah Golkar di Kota Bekasi bisa dijadikan roll model bagi generasi dibawahnya, Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Bang Pepen sudah menjelma menjadi sosok central sebagai Bapak dan Pemimpin yang berhasil membangun kerangka kepemimpinan dalam organisasi Partai politik secara baik. Perlahan namun pasti RE behasil merekatkan seluruh elemen-elemen didalam dan diluar Partai menjadi satu kekuatan yang mempu melegitimasi pola kepemimpinannya,” ungkap Varel kepada medialingkar.com Sabtu (27/6/2020).

Jadi, sambung Varel yang merupakan Mantan Ketua Gema MKGR sekaligus Mantan Wakil Sekjend DPD Golkar Kota Bekasi kalau saya menyikapi komentar Bang Yusuf Naseh dan Bang Muslim Jaya Butarbutar terkait regenerasi diinternal Partai
Golkar Kota Bekasi. Sebab, sejujurnya regenerasi itu berjalan. Sah-sah saja menilai, namun alangkah lebih bijaksana ketika kita bisa melihat kepentingan politik yang lebih besar.

“Dominasi politik Golkar di Kota Bekasi bukan tanpa cela dan kelemahan, namun soliditas kader dan berjalannya roda organisasi menjadi suplemen dan obat guna menutup celah-celah kekosongan didalamnya. Kami tidak meragukan kiprah RE didunia politik. Tentunya dengan pengalamannya yang matang dalam dunia politik, Bapak Rahmat Effendi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bekasi sangat pantas dicalonkan dalam Musda Golkar nantinya. Artinya, tujuan dari politik inikan untuk kemajuan pembangunan dan juga kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lantas, sambung Varel, bagaimana kesiapan Golkar dalam menyambut periode transisi kedepan? Siapa yang akan disiapin oleh Golkar memegang rekomendasi panas menjadi Ketua DPD Golkar dan melaksanakan tugas berat menjaga trah kepemimpinan di Kota Bekasi? Jawabannya adalah Siapapun dia harus lahir dari rahim ideologis Partai dan memiliki visi kepemimpinan yang bukan hanya memiliki kemauan kuat namun kemampuan yang bisa dipertanggungjawabkan secara publik.

“Golkar masih membutuhkan figur yang matang secara politik dan organisasi, Golkar tidak boleh lengah dengan posisinya saat ini, Golkar tidak boleh tertidur saat yang lain sedang merangsek kedepan dan kondisi itu menjadi penegas bahwa Rahmat Effendi harus kembali memimpin Golkar untuk periode selanjutnya. Melalui ilustrasi tersebut, saya tidak hendak membuat pandangan calon pemimpin muda pesimis bahkan tidak percaya diri, apa yang saya sampaikan adalah realitas yang akan dihadapi oleh pemimpin, siapapun dia, hanya mereka yang kuat, gigih dan tekun yg akan berhasil melalui nya ddngan benar’, itulah sedikit ujian bagi pemimpin. Meskipun hal itu terkadang pahit, pemimpin tak boleh surut kebelakang,” paparnya.

Varel sedikit menjelaskan terkait Masa Jabatan Ketua Partai Golkar didalam Pasal 81 AD-ART Partai yakni;
1). Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah
Kabupaten/Kota, Ketua Pimpinan Kecamatan, dan Ketua Pimpinan
Desa/Kelurahan atau sebutan lain hanya dapat menjabat selama 2 (dua)
periode baik berturut-turut maupun tidak berturut- turut.
2) Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah
Kabupaten/Kota, dapat menjabat lebih dari 2 (dua) periode baik berturut-
turut maupun tidak berturut-turut jika mendapat persetujuan Ketua
Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai GOLKAR.
3) Ketua Pimpinan Kecamatan, dan Ketua Pimpinan Desa/Kelurahan atau
sebutan lain dapat menjabat lebih dari 2 (dua) periode baik berturut- turut
maupun tidak berturut-turut jika mendapat persetujuan DPD Partai GOLKAR Kabupaten/Kota.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan