DPRD Kota Bekasi Desak KPK Dan Kejaksaan Usut Perpanjangan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi

  • Whatsapp
banner 468x60

LINGKAR INDONESIA – Statemen Ani Rukmini, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKS yang dinilai arogan dan menyebarkan berita bohong terkait kewenangan Pemkot Bekasi dalam perpanjangan jabatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi berbuntut panjang.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Agus bahkan mendesak Ani meminta maaf kepada Pemkot Bekasi.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Kami minta statemen menyesatkan itu dicabut dan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi harus minta maaf ke Pemkot dan masyarakat Kota Bekasi. Kami tidak main-main. Kami minta 1 x 24 jam untuk minta maaf. Karena itu berita bohong dan menyakitkan bagi warga Kota Bekasi,” tegas Agus lantang.

Tidak hanya itu, politisi asal Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga meminta agar surat perpanjangan Usep sebagai Dirut PDAM Tirta Bhagasasi ditarik karena menyalahi aturan.

“Tarik surat perpanjangan itu. Komunikasikan dengan Pemkot Bekasi karena kami memiliki kewenangan sebelum pemisahan dilakukan,” ungkapnya.

Agus bahkan meminta aparat hukum, Kejaksaan bahkan KPK segera melakukan penyelidikan terkait proses perpanjangan masa jabatan Usep.

“Ini ada apa? Kok seenaknya bicara kami Pemkot Bekasi tidak punya kewenangan? Maka itu, kami minta aparat hukum menyelidiki proses perpanjangan jabatan Dirut PDAM itu,” ujarnya lantang.(YD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan