Dinas Sosial Kabupaten Bogor : Rustandi Berharap Ada Bantuan Untuk Perantau Ditengah PSBB

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA- Kab. Bogor. Di tengah Covid19 yang sedang merebah di seluruh kawasan Jawa barat khususnya dan berikut pemberlakuan sosial skala besar menjadi prioritas utama Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam rangka menghambat laju wabah Virus Covid19. Kali ini Pemerintah Kab Bogor kebingungan dalam rangka bansos untuk terdampak Covid19 bagi perantau, sedangkan semua tidak diperbolehkan mudik atas peraturan pemerintah pusat terkait mudik. 14/05/2020.

Kepala Dinas Kabupaten Bogor ketika dihubungi awak www.medialingkar.com menjelaskan, bahwa total ada 670.140 keluarga penerima manfaat bantuan sosial akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 94.246 adalah Perantau di Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Mereka non KTP Bogor, nggak mudik. Belum jelas juga anggarannya dari mana,” kata Rustandi, Senin 4 Mei 2020.

Rustandi mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor hanya mampu memberikan bantuan bagi 200 ribu Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dalam bantuan sosial Covid-19. Padahal, jumlah KPM berdasarkan catatan sementara Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor yang harus dicover Pemkab Bogor termasuk Pemprov Jawa Barat sebanyak 670.140 KPM yang masuk ke dalam non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Jumlah yang ditanggung Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat itu belum mampu memenuhi seluruh tanggungan warga Kabupaten Bogor. Jika keduanya dijumlahkan, artinya pemerintah baru mampu memberikan bantuan sebanyak 314.505 KPM.

Sedangkan sisanya dari jumlah KPM non DTKS, Rustandi menyebut bantuan Kemensos 9.814. Lalu bantuan dari Ditjen PFM Kemensos sedang proses sebanyak 55.123, serta Ditjen limjansos 75.870 dan ditambah dari BLT Dana Desa bisa mengcover sebanyak 91.658. “Jika di total semuanya 537. 156 penerima. Sisanya kami sedang mencari sumber lain, mudah-mudahan pusat dan Jabar nambah,” Ujar Rustandi.

Selanjutnya Rustandi berharap kepada Pemerintah Daerah dan PEMPROV Jabar untuk kerjasama, dalam artian menganggarkan bantuan sosial pangan, atau tunai kepada para perantau dan sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus untuk para perantau. Kemudian, saya ingin di tengah PSBB ini Kabupaten Bogor dan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi peraturan pemerintah atas PSBB, Mudik, dan aturan lainnya. Terakhir ya, saya memang sudah data semua yang akan diberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid19. Semoga untuk para perantau dapat menerima bantuan juga baik itu dari pusat , maupun provinsi, dan jika ada Kebijakan Bupati dan DPRD untuk mengeluarkan anggaran untuk membantu kepada para perantau tinggal nanti kita lihat semoga kami bersama bisa membantu di tengah Pandemic Covid19 untuk para perantau maupun warga berkependudukan Kab.Bogor di bulan Ramadhan ini, saya berharap hal ini cepat selesai, selalu ada solusi dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. “Akhir percakapan Rustandi”.

(Kemal)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan