DIKAWATIRKAN MENYEBAR LUAS : Prihatin, Covid-19 Menyerang Kadis LH, Pejabat Pemkot Diharap Memeriksakan Diri dan Langsung Mengisolasi Pribadi

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Orang Dalam Pemantauan atau ODP, istilah ini mencuat setelah merebaknya wabah virus Corona penyebab wabah pandemi Covid-19 di Indonesia. Begitupun dengan Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Kini, penyebaran Covid-19 diwilayah Kota Bekasi menyasar kekalangan pejabat publik dilingkungan Pemerintah Daerah setempat. Sabtu, 28 Maret 2020, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana dinyatakan positif terjangkit wabah virus Corona.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Pernyataan tersebut dibenarkan langsung oleh Yayan saat dikonfirmasi lewat percakapan WhatsApp. Apakah benar abang terkena, “Yaa,” jawabnya singkat.

Seiring doa, semoga Allah SWT mengangkat penyakit abang dan segera kesembuhan menyertai, “Aamiin,” pungkasnya menutup percakapan singkat lewat WhatsApp.

Hal senada juga dibenarkan oleh Kusnanto Saidi, selaku Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, saat dikonfirmasi apakah benar Kadis LH Pemerintah Kota Bekasi, Yayan Yuliana terkena Covid-19, dengan singkat menjawab, “Beliau PDP (Pasien Dalam Pemantauan),” paparnya.

Tak ayal, dengan kejadian ini berbagai kalangan publik mengimbau sekaligus mendesak agar para Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi untuk sesegera mungkin memeriksakan kesehatannya masing-masing. Sebab, dikawatirkan bukan hal yang tidak mungkin virus tersebut akan memaparkan kepada pejabat yang saat itu bersinggungan langsung dengan Kadis LH dan dikhawatirkan akan menyebabkan penyebaran virus kian meluas.

Banyak pula yang bertanya-tanya siapa saja Pejabat Pemkot Bekasi yang sering berada bersama dengan Yayan, publik meminta kejujuran dari pejabat tersebut agar segera memeriksakan dirinya dan mengisolasi pribadi? Banyak kalangan berkeyakinan bahwa Yayan akan sembuh dari virus corona namun orang yang di dekatnya saat itu pasti akan terpapar dan akan menjadi parah apabila terlambat dalam penanganannya

Sebagai contoh adalah yang terjadi atas diri Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, pasca dinyatakan negatif Corona dan di isolasi beliau sembuh, namun orang yang di dekatnya saat itu yang di duga terpapar adalah Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Jawa Barat, Gatot Tjahyono yang meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Jumat (27/3/2020) lalu pukul 22.20 WIB. Gatot tutup usia setelah sempat diduga terjangkit Covid-19, saat itu mereka ber-sama2 dalam satu pertemuan HIPMi di Karawang.

Dalam kasus Yayan jangan sampai terjadi kondisi dimana kejadiannya sama dengan kasus HIPMi di Karawang. Akhirnya memakan korban nyawa yang tidak kita harapkan sama. Kesembuhan buat Yayan pun banyak yang mengharapkan pun yang mendoakan.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan