Dikabarkan Dani di Usulankan Kembali Jadi Pj. Bupati Bekasi, Aktivis Muda Bekasi Tolak dan Ancam Ridwan Kamil

MLI – Dinilai gagal saat menjadi Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang dikabarkan akan kembali mengisi kursi kekosongan Bupati Bekasi seiring dengan berakhirnya Jabatan Bupati Bekasi, berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bekasi menolak dan mengancam Gubernur Jawa Barat untuk tidak mengusulkan Dani sebagai Pj. Bupati.

“Sebagai Pejabat Eselon II di Provinsi Jawa Barat dan diberi amanah sebagai Pj. Bupati Bekasi namun faktanya dalam Pengelolaan Anggaran ketika memimpin Roda Kepemerintahan Daerah Kab. Bekasi dia gagal,” tegas Aktivis Muda Bekasi, Hasan Basri, Jum’at (20/5/2022).

Bacaan Lainnya

Hasan menjelaskan, kegagalan dan ketidakmampuan Bapak DR. H. Dani Ramdan, MT sebagai Pj. Bupati dan Pengelolaan Anggaran Kabupaten Bekasi, hal itu dapat dilihat dari buruknya perencanaan yang dilakukan Pak Dani sebagai Pj. Bupati Bekasi.

“Perencanaan dan Penyusunan Anggaran Perubahan di Kabupaten Bekasi, menurut kami Pak Dani gagal dan terbukti tidak ada Anggaran Perubahan untuk pembangunan kala itu,” cetusnya.

Padahal, sambung Hasan, situasi Kabupaten Bekasi saat ini sangat butuh dengan Anggaran Perubahan, apalagi saat itu Covid-19 masih tinggi dan Kabupaten Bekasi masih masa transisi.

“Maka dari itu, kami sebagai warga Kabupaten Bekasi meminta kepada Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil agar tidak kembali mengusulkan pak Dani, karena beliau tidak mampu mengendalikan SDM Pemkab Bekasi serta tidak mampu menyusun dan mengelola keuangan Pemkab Bekasi terlebih terkait Pembangunan, Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan sehingga akhirnya Pembangunan di Kabupaten Bekasi menjadi gagal pada saat dia menjadi Pejabat (Pj) Bupati,” imbuhnya.

Namun, lanjut Hasan, apabila Bapak Ridwan Kamil tetap memaksakan dan mengusulkan Pak Dani, bukan maksud ingin mengancam RK.

“Jika Gubernur Jabar Pak Ridwan Kamil memaksakan tetap mengusulkan Pak Dani, dan konsekwensi politik yang akan diterima dari masyarakat Kabupaten Bekasi, jangan pak ‏RK maju di Pilpres, jika maju di Pilgub kami akan menolak dan mendukung Pemipin yang aspirat terhadap masyarakat Kabupaten Bekasi,” tandasnya dengan nada tegas.

Diketahui, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengusulkan nama pejabat yang bakal mengisi kursi Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bekasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu bertujuan untuk mengisi kekosongan Jabatan, setelah H. Akhmad Marjuki purna tugas sebagai PLT Bupati Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(RED)

Tinggalkan Balasan