Diduga, Honor Petugas Piket Covid-19 Kecamatan Rawalumbu Disunat?

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Bukan hanya petugas Satpol PP Kota Bekasi yang mengeluh karena honor piket PSBBnya dipotong setengah dari honor yang seharusnya di terima oleh para petugas piket.

Pemotongan honor piket bagi staff juga dikeluhkan oleh salah satu pegawai yang bekerja dilingkup Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Hampir seluruh staff yang mendapat SP untuk piket PSBB, ketika honornya cair, diminta untuk dikumpulkan di masing-masing bagian, setelah itu baru kita dikasih separohnya, bahkan jauh dari nilai yang ditransferpun ada,” ungkap salah seorang staff yang enggan disebutkan namanya kepada medialingkar.com, Minggu (10/5/2020).

Pemotongan dengan modus uang ditransfer ke rekening staff kemudian setelah honor turun, uang tersebut diminta untuk dikembalikan, modus operandi di Kecamatan Rawalumbu juga sama seperti yang terjadi di Kantor Satpol PP Kota Bekasi.

“Bayangkan aja bang, kita dapat honor Rp 750 ribu kemudian disuruh untuk dikumpulkan, setelah dikumpulkan kita hanya dikasih Rp 200 ribu. Padahal piket tiap hari dan tidak boleh libur,” ujarnya dengan nada kesal.

Adapun perintah untuk mengumpulkan kembali honor yang di transfer, prosesnya berjenjang.

“Yang nyuruh Pak Lurah, sementara Lurah pun mengaku di suruh Camat, sedangkan di Kecamatan dilakukan pengembalian honor dan ujungnya dipotong semua itu atas perintah Camat, ketika ditanya kenapa di potong,” tandasnya.

Terkait pemotongan honor covid bagi staff baik di Kecamatan maupun di Kelurahan, ketika dikonfirmasi Camat Rawalumbu, Dian Herdiana melalui pesan singkat whatsapp yang bersangkutan tidak mau membalas.

Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui sambungan telepon, malah yang bersangkutan tidak mau mengangkat bahkan merijecknya.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan