Dapat Bantuan APD, Kepala UPTD Puskesmas Bantargebang, dr. Andrizal: Terimakasih Banyak

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA-Dokter Andrizal, Kepala UPTD Puskesmas Bantargebang mengutarakan banyak terimakasih kepada Bapak Waras Wasisto yang telah peduli dan memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) untuk Puskesmas Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Syukur Alhamdulillah ada perhatian dari Anggota DPRD Provinsi, Bapak Waras Wasisto yang ikut peduli dengan adanya wabah Pandemi Covid-19 ini. Jujur, bantuan APD ini sangat berarti buat kami, sebab kami benar-benar sangat membutuhkan APD ini. Jadi ini akan sangat bermanfaat bagi kami,” terang Dokter Andrizal, saat ditemui di lokasi Puskesmas, Jl. Raya Narogong RT.003/RW.001, Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (6/5).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Dokter Andrizal menjelaskan bahwa Kecamatan Bantargebang ini merupakan salah satu wilayah Zona Merah di Kota Bekasi, kalau angka yang pasien positif 1, namun ODP dan PDP lumayan banyak.

“Saya ingin seluruh masyarakat dapat memahami bahwa dengan adanya wabah Pandemi Covid-19 ini menjaga jangan sampai kita ikut tertular, mau berdiam dirumah, selalu jaga jarak, rajin membersihkan diri dan berolahraga, menggunakan masker serta mengikuti ajuran Pemerintah. Kalau tidak penting-penting banget jangan keluar rumah. Sekali lagi terimakasih atas bantuan APD ini,” tutupnya seraya menghimbau.

Sementara itu, Pipik Anwar Sidik, Kepala Seksi (Kasie) Kelurahan Bantargebang turut mengucapkan rasa terimakasih atas bantuan Alat Pelindung Diri yang sudah diberikan buat Puskesmas Bantargebang.

Ditempat yang sama, Waras Wasisto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan mengungkapkan bahwa dari awal intinya saya sangat konsen mengkampanyekan membantu para Tenaga Medis.

“Tadi yang saya bagikan berupa APD, baju Handset, Masker Medis dan Kacamata Google. Bagi saya seperti Kecamatan Bantargebang inikan lokasinya sangat strategis. Disepanjang Jalan Siliwangi – Narogong ini Bantargebang ini banyak Perusahaan-perusahaan, ya saya meminta kepada para pihak swasta mau peduli untuk bergotong-royong memutuskan mata rantai, bergandengan tangan untuk membantu khususnya para Tenaga Medis diwilayah Bantargebang,” terang Waras.

Waras pun mengimbau kepada Pemerintah Kota Bekasi agar lebih optimal dalam penanganan Pandemi Covid-19, supaya program PSBB yang tahap kedua ini benar-benar berjalan maksimal. Harapan kita, data yang positif bukannya naik tapi malah menurun dan wabah Pandemi ini dapat segera berakhir.

“Imbauan saya buat seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Kota Bekasi agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah. Kalau kita tertib dan disiplin, mengikuti protokol-protokol dari Pemerintah, insyaallah Pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa kembali beraktifitas seperti sediakala,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, Tertanggal 5 Mei 2020 hasil dari situs website corona.bekasikota.go.id menyebutkan data terbaru ODP, PDP dan Terkonfirmasi sebanyak 3.068 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 2.023 Orang, Pasien Dalam Pengawasa 800 Orang. Terkonfirmasi 245 Orang. Total meninggal dengan Penyakit Khusus 100 Orang. Total meninggal P+: 28 Orang.

Kecamatan Bantargebang sendiri, untuk ODP 66 Orang, PDP 10 Orang, Konfirmasi (+) 3 Orang.

(Goez)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan