Constitution of Liberation Meminta DKUKM Kota Bekasi Buka Mata dan Ulurkan Tangan

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Constitution of Liberation Kota Bekasi meminta keterbukaan informasi Anggaran bagi UMKM untuk COVID-19 diwilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pemerintah Kota Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,7 Miliar yang diperuntukan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) dari wabah Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Kita sedang merumuskan stimulus ekonomi bagi UMKM melalui Bank Pengkreditan Rakyat Syariah Kota Bekasi,” kata Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik belum lama ini.

Eka mengatakan rencana penganggaran ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Daerah menstabilkan ekonomi para pelaku UMKM yang tersendat ditengah wabah virus Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Constitution of Liberation (Contol), Yusril mengungkapan anggaran UMKM yang diperuntukan memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) itu sangat besar maka dipandang perlu adanya keterbukaan informasi kepada publik agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Yang ditakutkan adanya penyelewengan dalam penggunaan anggaran UMKM yang digunakan untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) guna memerangi virus COVID-19. Penggunaan tidak tepat sasaran dan tidak menutup kemungkinan adanya tindakan korupsi,” ungkap Yusril kepada medialingkar.com, Sabtu (16/5/2020).

Ketua Constitution of Liberation meminta agar Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi memberikan informasi pada public tentang anggaran tersebut.

“Ingat, jangan atas nama Wabah Pandemi Covid-19, lalu mencari cela tuk memperkaya diri. Awas dikutuk RAKYAT,” tegas Yusril.

(Yudhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan