Buntut Jual Beli Gedung Golkar Kota Bekasi, Pepen Kangkangi Undangan Permintaan Klarifikasi Ketua DPD Golkar Jabar?

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Skandal dugaan jual-beli Kantor DPD II Golkar Kota Bekasi berbuntut dengan dikangkanginya Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Ade Barkah oleh Ketua DPD II Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Pengangkanan Ade Barkah selaku orang Nomor Satu Partai Beringin Jawa Barat oleh Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Pepen yakni terkait undangan Ketua DPD I Golkar Jawa Barat yang mengundang Ketua DPD II Golkar Kota Bekasi pada Sabtu 11 Juli 2020 untuk dimintai klarifikasi terkait sengketa jual-beli Gedung Golkar kalau Rahmat Effendi mangkir untuk memenuhi undangan tersebut dan mengutus salah satu kuasa hukumnya.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Dalam Partai Golkar dikenal istilah Prestasi Dedikasi dan Loyalitas, Partai di atas segalanya. Ketua DPD II tentu harus menerapkan asas PDLT, ketika yang lebih atas instruksi atau mengundang, karena subtansinya itu perintah pimpinan Partai,” ujar Sahat P. Rikky Tambunan selaku Pengamat Politik di Kota Bekasi kepada, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut, Rikky Tambunan menjelaskan jika Rahmat Effendi tidak memenuhi undangan orang Nomor 1 Partai Golkar di Jawa Barat, hal ini tentunya telah mengabaikan asas PDLT.

“Namun sebagaimana kita ketahui, diakan Walikota, tentu banyak alasan kenapa tidak mau datang dan mengutus kuasa hukumnya,” papar Rikky.

Namun jika berpedoman pada surat undangan Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, yang mengundang pada hari libur kedinasan, Rikky Tambunan lebih lanjut menegaskan bahwa kenapa Ketua DPD Golkar Jabar mengundangnya pada hari libur kerja tentunya agar tidak mengganggu kedinasan Rahmat Effendi selaku Walikota Bekasi.

“Namun apapun alasan ketidak hadiran Rahmat Effendi dan mengutus kuasa hukum, perilaku seperti agak nyeleneh dan keluar dari tradisi Golkar. Bahkan bisa dibilang, perilaku tersebut insubordinasi pada pimpinan Partai Golkar. Bahkan ekstremnya, Ketua DPD II mengangkangi Ketua DPD I Golkar Jawa Barat tidak ada penghargaan terhadap pimpinan yang lebih tinggi,” tandasnya.

Peristiwa pemanggilan ini bermula dari viralnya Pengusaha Kota Bekasi yang menggeruduk Kantor Golkar Kota Bekasi, dan mengaku Gedung Golkar tersebut telah di jual kepada dirinya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait Pemanggilan, Rahmat Effendi, Ketua DPD Golkar Kota Bekasi yang juga Walikota Bekasi dengan singkat menjawab, “Minggu jam yang sama,” pungkasnya.

(Yudhi)

Ade Barkah dan Rahmat Effendi-Net.
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan