Apresiasi Aksi Uras Mahasiswa, IPW Support Kejagung RI Agar Segera Menangkap Koruptor Kasus Multiyear Kota Bekasi

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA — Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane memberikan apresiasi terhadap Aksi unjuk rasa Mahasiswa didalam menyikapi permasalahan Korupsi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Aksi unjuk rasa pemuda dan mahasiswa ke Kejaksaan Negeri Bekasi adalah wujud kepedulian warga Kota itu agar tikus-tikus koruptor yang menggerogoti uang negara segera ditangkap dan diseret ke pengadilan,” papar Neta kepada medialingkar.com, Minggu (21/6/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Neta menjelaskan, isu korupsi di Bekasi bukanlah hal baru. Sebab itu, IPW memberi apresiasi pada aksi pemuda dan mahasiwa tersebut yang nyata-nyata peduli pada masyarakat Kota Bekasi.

“IPW berharap Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi mendengar aspirasi para demonstran ini dengan cara mempercepat penangan kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani Kejaksaan Agung RI. Selain itu semua pihak yang terlibat harus segera diseret ke Kejaksaan dan dikenakan UU TPPU sehingga semua aspek kekayaan para koruptor yang terlibat bisa disita dan diblokir Kejaksaan,” tegasnya.

Aksi demo ini, sambung Neta, berkaitan dengan lima paket proyek besar Multiyears yang berasal dari dana APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran (TA) 2017 yang sedang disasar Kejaksaan Agung (Kejagung RI). Sebab, proyek ini disinyalir sebagai salah satu modus penggangsiran APBD. Disinyalir melalui proyek APBD tersebut penuh dengan rekayasa dan banyak melanggar aturan.

“Proyek multiyears yang menelan anggaran hampir Rp 300 miliiar diduga Kejaksaan sebagai proyek penuh rekayasa antara Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi. Proyek ini tidak ada kajian, lalu tiba-tiba menjadi proyek multiyears. Anggaran yang dialokasikan untuk 5 paket kegiatan proyek MultiYear tersebut sarat kejanggalan. Saat ini proyek itu sedang dalam kajian Kejaksaan Agung. Sehingga aksi demo yang dilakukan pemuda dan mahasiswa Kota Bekasi bisa dinilai sebagai upaya dukungan moral terhadap kinerja Kejaksaan agar tidak ragu menyeret semua pelakunya ke meja hijau sehingga tikus-tikus koruptor bisa dibersihkan dari Bekasi,” ujar Neta.

IPW berharap, sambung Neta, selain ke Kejaksaan Negeri Bekasi para demonstran perlu mendatangi dan melakukan aksi di Gedung Kejaksaan Agung untuk memberi support agar Kejaksaan Agung segera menangkap semua pejabat Kota Bekasi yang terlibat korupsi proyek multiyear.

“Harapannya agar Kejagung bekerja cepat sehingga sebelum Pilkada serentak Desember mendatang semua yang terlibat bisa ditangkap dan diadili,” imbuhnya.

Sebelumnya, puluhan Pemuda-pemudi yang tergabung dalam aktivis mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Kejaksaan Negeri Kota Bekasi terkiat kasus dugaan korupsi dalam skandal proyek Multiyears Tahun Jamak pada Anggaran 2017-2018.

Saat ini, sebanyak lima (5) paket proyek besar Multiyears yang berasal dari dana APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran (TA) 2017 disasar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena disinyalir salah satu modus penggangsiran APBD melalui proyek APBD tersebut penuh dengan rekayasa dan banyak melanggar aturan. Proyek multiyears yang menelan anggaran hampir 300 miliyar adalah proyek yang penuh rekayasa antara Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi. Proyek ini tidak ada kajian, lalu tiba-tiba menjadi proyek multiyears.

Anggaran yang dialokasikan untuk 5 paket kegiatan proyek MultiYear tersebut sarat kejanggalan. Pasalnya, saat ini sedang dalam kajian Kejaksaan Agung. Adapun proyek kegiatan tersebut diantaranya;
1). Proyek pembangunan gedung teknis bersama, yang terdiri dari perencanaan DED, Jasa Konsultansi ANDALALIN, Jasa Konsultansi AMDAL, jasa Konsultansi manajemen konstruksi dan pelaksanaan pembangunan, total pagu anggaran sebesar Rp 73, 6 miliar.
2). Proyek Pembangunan kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, mulai dari jasa Konsultansi AMDAL. ANDALALIN, dan manajemen konstruksi, serta pelaksanaan proyek lanjutan di tahun 2017 total pagu anggaran sebesar Rp 20,3 miliar.
3). Proyek Rehabilitasi Lapas Bulak Kapal, yang terdiri dari proyek jasa konsultansi ANDALALlN, Perencanaan teknis, manajemen konstruksi, serta pelaksanaan lanjutan pembangunan khusus tahun 2017 total pagu anggaran sebesar Rp 83, 8 miliar.
4). Proyek Pembangunan RSUD Pelayanan Paru, mulai dari jasa Konsultansi AMDAL dan ANDALALIN, sampai pelaksanaan Ianjutan di tahun 2017 total pagu anggaran sebesar Rp 70 miliar, dan terakhir.
5). Proyek Pembangunan Kantor Imigrasi, yang terdiri dari proyek jasa konsultansi AMDAL, ANDALALIN dan manajemen konstruksi serta proyek pembangunan Ianjutan di tahun 2017 total pagu anggaran sebesar Rp 33,1 miliar.

Pada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Grasi) menyatakan sikap bahwa Penggunaan dana APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2017 dalam kegiatan perencanaan Tahun Jamak dilaksanakan pada saat periode masa jabatan Walikota Bekasi akan berakhir dan terindikasi kejanggalan, seperti :

1. Perencanaan Penganggaran 5 kegiatan tidak berdasar sesuai RPJMD dan Rencana Strategis Daerah dan terkesan dipaksakan!

2. Item-item rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Kota Bekasi seperti melibatkan TP4D diduga tidak dilakukan!

3. Diduga IP Adress dari Pihak ke 3 pada saat melakukan penawaran berasal dari IP Adress yang sama. Hal ini harus dikonfirmasikan kepada BPK yang telah melakukan Pemeriksaan!

4. Lima kegiatan Proyek yang dilaksanakan sejak Tahun 2017 pada akhirnya mangkrak sehingga tidak menghasilkan Output apalagi Outcome dan hal ini tidak sesuai dengan prinsip tujuan pelaksanan kegiatan!

5. Harus dicari DALANG BESAR yang bisa mempengaruhi point 1 sampai dengan 4 sehingga kegiatan-kegiatan ini akhirnya dilaksanakan!

6. Perencanaan Tahun jamak dilaksanakan pada saat periode masa jabatan Walikota akan berakhir, jelas melanggar Permendagri tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang diduga demi kepentingan Pilkada!

7. Agar pihak Kejagung melakukan pemanggilan lanjutan para pejabat terkait yang di indikasi melakukan tindakan koruptif

8. Untuk segera di umumkan LAPJU atas pemanggilan yang sudah di lakukan

9. Agar segera meningkatkan status dari PENYELIDIKAN KE TINGKAT PENYIDIKAN

(Yudhi)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan