Aksi Peduli Karya Binaan Narapidana Kelas I Lowokwaru – Malang untuk FORDIVA

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA-Merebaknya Covid 19 atau virus corona yang tiada berujung kapan berakhirnya walau sudah dilakukan masa PSBB ini, sehingga kebutuhan untuk Masker, Hand Sanitizer dan Sabun menjadi faktor peran utama dalam kebutuhan kesehatan warga, terutama jg warga kaum Difabel untuk melakukan mobilitas sehari-sehari.

Melihat kondisi tersebut warga binaan Lapas Kelas satu Malang memproduksi sendiri utk Hand Sanitizer dan masker, bahkan konon hasil produksi mereka pun kini sudah banyak dipesan oleh beberapa Lapas dan Kantor Imigrasi di beberapa di daerah Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Diruang workshop Lapas Kelas Satu Malang inilah, beberapa warga binaan telah mendapatkan pelatihan membuat cairan handsanitizer yang dibuat dari bahan-bahan seperti alkohol 96 persen, gliserin, aquades dan pewangi yang disesuaikan dengan standar yang direkomendasikan ujar Agung Krisna ( Kepala Lapas Lowokwaru – Malang )

Menurut Agung, sudah sepantasnya dan sepatutnya hasil karya warga binaan narapidana ini juga bisa dibagikan buat kaum difable agar mereka bisa menjalankan pesan pemerintah untuk selalu bermasker dan sering melakukan cuci tangan ujar bapak nomer satu di lapas Lowokwaru dengan menyampaikan penuh semangat.pungkasnya.

Sejalan dengan kebutuhan dan instruksi Pemerintah dimasa Pandemi COVID 19 tersebut, megawatii ( Ketua FORDIVA ) yang juga penyandang difabel menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya untuk meringankan beban kaum difabel dalam membantu mencukupi kebutuhan P3K dalam menunjang aktivitas sehari-harinya, ujarnya kepada awak media online yang dihubungi lewat telpon.

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan