Proses Revitalisasi Belum Berjalan, Di Pasar Family Mart Malah Ada Lapak Kios Baru dan Diperjual-belikan?

  • Whatsapp
banner 468x60

MEDIA LINGKAR INDONESIA – Lagi, pedagang Pasar Family Mart, Harapan Indah, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Baksi, Jawa Barat mengeluh akan kebijakan yang ada. Kali ini soal lapak kios yang diperjual belikan.

Kartika, salah seorang pedagang lama di Pasar Family Mart Harapan Indah mengukapkan, kalau benar ada penambahan di TPS (Tempat Penampungan Sementara) nantinya di alokasikan (prioritasnya) untuk pedagang lama, tapi disebelah kantor Unit Kepala Pasar dibangun kios untuk pedagang baru, pedagang baru itu asalnya dari mana kita juga tidak tahu.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Sebenarnya itu memberatkan kita loh, karena apa? Kondisi sedang seperti ini kok malah diperkeruh. Tolonglah, kalau memang Pemerintah peduli dengan Rakyat, Rakyat sedang menderita loh, wabah virus Pandemi Covid-19 ini mendunia, bukan hanya di negara kita. Jadi, kami minta jangan lagi kami para pedagang kecil ini dibebani seperti ini, sedangkan kami mencari makan untuk hari ini,” tegas Kartika kepada medialingkar.com, Jum’at (1/5).

Images : Lapakan baru Pasar Family

Jujur, sambung Kartika, kami sangat keberatan sekali dengan adanya penambahan kios baru disini, sedangkan revitalisasi di Pasar ini saja belum juga berjalan. Saya dengar-dengar sih sekian juta lapak kios itu dijual. Kalau ada penambahan pedagang baru lagi secara otomatis kouta TPS akan bertambah.

“Kedepan, dengan adanya hal tersebut nantinya akan menjadi pemicu kekisruhan yang baru. Akan banyak terjadi gejolak. Jadi tolonglah Pemerintah perhatian hal itu khususnya kami sebagai pedagang kecil. Belasan tahun kami berdagang disini yang selalu memberikan kontribusi ke Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Eddy Su’aif saat dikonfirmasi diruang kerjanya, seperti berkilah Eddy mengukapkan bahwa sebelum saya pindah kesini lapak kios itu sudah ada.

“Kios inikan kecil, kalau gak salah ukuran 6×3 Meter. Hal ini karena keterbatasan tempat TPS. Jadi lapak kios itu sifatnya sementara, darurat,” terangnya.

Disinggung kapan akan dilaksanakannya Revitalisasi Pasar Family Mart, Eddy menjelaskan kami saat ini masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Daerah. Kalau situasi sudah nyaman dan aman ya mungkin bisa berjalan.

Ditanya soal normalnya aktivitas perdagangan di Pasar Family Mart yang terlihat berjalan seperti biasanya padahal saat ini Kota Bekasi masuk dalam zona merah dampak wabah Pandemi Covid-19, Eddy menjawab aktifitas disini dari pagi jam 06.00 sampai kurang lebih jam 12.00 WIB dan kita menghimbau warga untuk selalu menggunakan masker.

“Operasional disini dari pagi jam 06.00 – 08.00 sampai jam 12 siang. Kalau tidak ada Corona sampai jam 6 sore. Kita juga sudah menyiapkan sarana pencuci tangan. Tapi disini ada juga pedagang yang menggunakan sistem pelayanan online,” jelasnya.

Ditanya terkait retribusi berapa setiap harinya yang mesti disetorkan ke Pemerintah Kota Bekasi, Eddy menjelaskan, kalau suasananya normal tidak ada Corona, sehari itu bisa Rp 1,9 juta tapi karena dampak virus ini sekarang turun sekitar 30 persen. Karena pedagang sudah banyak yang tutup tidak berjualan.

“Ya Alhamdulillah selama sebulan ini maksimal setoran PAD saya ke Pemda,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Lewat Pansus 38 DPRD Kota Bekasi, Pemerintah setempat telah menetapkan akan melakukan Revitalisasi di Pasar Family Mart Harapan Indah. Tidak lama lagi, proses pembangunan revitalisasi tersebut akan berjalan.

(Goez)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan